KUPANG,detikntt.com – Pesona tenun Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mendapat ruang di panggung kreatif melalui kegiatan “Kupang Motret Tenun sebagai Jembatan Konektivitas dan Kreativitas Fashion Show Casual Tenun”.
Kegiatan yang berlangsung di depan Flobamora Mall, Kota Kupang, Sabtu (31/10/2026), itu menjadi ruang bagi generasi muda untuk tampil percaya diri sekaligus memperkenalkan kekayaan tenun daerah melalui dunia fashion.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah Meisie A.C. Nahas, Putri Cilik Nusantara Pariwisata 2024. Meisie diundang untuk mengisi acara pembukaan Fashion Show Casual Tenun.
Tak datang sendiri, Meisie turut membawa tujuh model muda dari FALLYSTA MODEL’S KEFA (FMK), sanggar model yang berada di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Tujuh model tersebut terdiri atas tiga perempuan dan empat laki-laki. Mereka tampil membawakan busana casual berbahan atau bernuansa tenun dalam kegiatan Kupang Motret Tenun.
Meisie mengaku bangga melihat penampilan rekan-rekannya di atas panggung. Menurut dia, penampilan tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang dilakukan selama kurang lebih dua minggu.
“Mereka tampil di sini luar biasa. Perfect, luar biasa,” kata Meisie saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Ia mengungkapkan, proses menuju panggung tidak berlangsung secara instan. Pada awal latihan, sejumlah model masih terlihat kaku sehingga membutuhkan pembinaan, terutama dalam membangun mental dan keberanian untuk tampil di depan banyak orang.
“Awal latihan semua masih kaku. Mereka latihan kurang lebih satu sampai dua minggu, baru tampil di sini,” ujarnya.
Menurut Meisie, kemampuan berjalan di atas catwalk saja belum cukup untuk menjadi seorang model. Kepercayaan diri dan kesiapan mental saat tampil di depan publik menjadi modal penting yang harus dimiliki.
“Yang pertama, anak harus memiliki mental untuk tampil di depan umum. Fashion show membutuhkan orang yang betul-betul terampil dan percaya diri,” jelasnya.
Karena itu, selama proses latihan, para model muda tersebut tidak hanya dibekali teknik berjalan di atas catwalk dan penampilan di panggung, tetapi juga dilatih untuk membangun keberanian serta kepercayaan diri.
“Untuk teman-teman saya yang seumuran, mereka luar biasa karena mental mereka sudah dibina. Mereka sangat percaya diri,” ungkap Meisie.
Bagi Meisie, keberhasilan tujuh model muda asal TTU tampil di Kota Kupang menjadi kebanggaan tersendiri. Terlebih, mereka mampu menunjukkan perkembangan setelah melewati proses latihan yang relatif singkat.
“Bangga, senang sekali,” katanya.
Penampilan tujuh model muda tersebut sekaligus menunjukkan bahwa tenun tradisional NTT dapat dikemas secara kreatif menjadi fashion yang dekat dengan generasi muda tanpa kehilangan identitas budaya daerah.
Panggung Fashion Show Casual Tenun pun bukan sekadar tempat mempertontonkan busana, tetapi menjadi ruang bagi generasi muda NTT untuk mengembangkan bakat, kreativitas, keberanian dan kepercayaan diri.
Kehadiran model-model muda dari TTU juga memperlihatkan konektivitas antardaerah melalui panggung kreativitas di Kota Kupang. Dari proses latihan selama sekitar dua minggu hingga akhirnya berjalan di atas panggung, mereka menunjukkan keberanian untuk terus mengembangkan kemampuan di dunia modeling.
Di tengah aktivitasnya dalam dunia modeling dan fashion, Meisie juga tengah mempersiapkan agenda berikutnya. Setelah mengikuti kegiatan fashion tenun di Kupang, ia disebut akan mempersiapkan diri untuk berangkat ke Malaysia.
Perjalanan tersebut akan menambah pengalaman Meisie yang sebelumnya telah mengikuti berbagai kegiatan dan kompetisi. Meisie juga tercatat pernah menorehkan prestasi dalam ajang Wajah Pesona di Jakarta dengan keluar sebagai juara.
Pengalaman tersebut menjadi motivasi bagi Meisie untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus mendorong teman-teman seusianya agar berani tampil dan percaya terhadap kemampuan diri sendiri.
Dari Kefamenanu menuju panggung di Kota Kupang, Meisie bersama tujuh model muda TTU membawa lebih dari sekadar busana. Mereka membawa tenun, kreativitas, keberanian, serta mimpi generasi muda NTT untuk terus melangkah menuju panggung yang lebih luas.













