Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaBudaya

Jadikan Keragaman Etnis sebagai Diplomasi Kota Jasa, Wali Kota Kupang Promosikan Budaya NTT di Rakernas APEKSI Medan

42
×

Jadikan Keragaman Etnis sebagai Diplomasi Kota Jasa, Wali Kota Kupang Promosikan Budaya NTT di Rakernas APEKSI Medan

Sebarkan artikel ini

Keikutsertaan Kota Kupang dalam Karnaval Budaya Nusantara menjadi bagian dari rangkaian Rakernas XVIII APEKSI 2026 yang berlangsung di Kota Medan pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat.” Selain menjadi ajang mempererat kerja sama antarkota, kegiatan tersebut juga menjadi ruang promosi potensi daerah, investasi, UMKM, dan kebudayaan dari seluruh Indonesia.

Sementara itu, Rakernas XVIII APEKSI resmi ditutup dengan menghasilkan 10 rekomendasi strategis yang akan disampaikan kepada Presiden. Rekomendasi tersebut mencakup penguatan kapasitas fiskal daerah, percepatan pembangunan infrastruktur, transformasi digital pemerintahan, penguatan ekonomi lokal, hingga pembangunan kota yang berkelanjutan.

Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan rekomendasi tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah kota terhadap Program Strategis Nasional sekaligus menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah daerah agar pelaksanaan program nasional semakin efektif.

Baca Juga:  Pemkot Kupang Resmi Melepas 196 Jemaah Haji Tahun 2024

Salah satu usulan penting yang disepakati adalah perlunya reformasi hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah melalui perluasan ruang fiskal pemerintah kota, optimalisasi dana transfer daerah, serta pembiayaan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga:  Pengurus IKKEF Kupang Bangun Koordinasi dengan Kemenhaj NTT Sambut Jamaah Haji Asal Ende

Di sisi lain, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Rakernas XVIII APEKSI 2026. Menurutnya, berbagai rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah pusat sekaligus membawa manfaat nyata bagi pembangunan kota-kota di Indonesia.

“Semoga setiap kota membawa pulang pengalaman, inovasi, dan inspirasi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berdaulat,” ujarnya.

Baca Juga:  Berkah Ramadhan, PT PLN Nusantara Power Services PLTU Ropa, Beri Edukasi Keamanan dan Sembako

Diaspora NTT yang ada di Kota Medan mengapresiasi langkah Wali Kota yang mempromosikan budaya Rote dalam karnaval budaya nusantara. Ketua Pasca Sarjana Sekolah Tinggi St. Paul Simalingkar Medan, Dr. Adolfina Elisabeth Koamesakh, MH.,M.Th, dalam postingannya di media sosial mengunggah foto Wali Kota Kupang mengenakan pakaian adat etnis Rote dengan takarir: “To’o huk abunae. Malole ta malole, Kota Kupang le malole.”

Example 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *