“Ini harus direspon cepat dan tepat, sehingga saya mendorong semua Kepala Daerah di NTT, untuk memperkuat semangat kolaborasi dan kerja bersama melalui pemangkasan birokrasi yang berbelit-belit, menciptakan iklim investasi yang kondusif dan terbuka, meningkatlan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan cara-cara yang kreatif, cermat dan transparan juga mengembangkan basis data potensi unggulan daerah sebagai fondasi perencanaan dan investasi,” jelasnya.

Ia menekankan, untuk mencapai kesuksesan pembangunan dibutuhkan sinergi koordinasi yang solid, komunikasi yang terbuka, dan kolaborasi yang konsisten antar seluruh stakeholder.”Oleh karenanya RPJMD Kabupaten Belu harus disusun secara terintegrasi dengan RPJMD Provinsi dan RPJMN, juga merujuk pada Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI serta Dasa Cita Gubernur-Wakil Gubernur NTT 2025–2030,” sebutnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Melki turut menyampaikan proficiat atas dilantiknya Ketua Tim Penggerak PKK yang baru, dan terima kasih atas pengabdian Ketua sebelumnya.”Saya harap Tim Penggerak PKK terus menjadi garda depan dalam mendampingi masyarakat dan ikut aktif dalam menyukseskan program-program pemerintah daerah yang berbasis keluarga,” ucap Gubernur Melki Laka Lena.
Tampak hadir pada pelantikan tersebut, Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, Anggota DPR RI, Andreas Hugo Parera dan Umbu Kabunang Rudi Yanto, Anggota DPD RI Abraham Liyanto, Pimpinan DPRD Provinsi NTT, Forkompimda Provinsi NTT, Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemprov. NTT, Pimpinan DPRD Kabupaten Belu dan Forkopimda Kabupaten Belu.















