“Setelah petugas melakukan olah TKP, memasang garis police line dan memeriksa beberapa saksi, kerangka tersebut diduga seorang warga yang berasal dari Desa Waturaka kecamatan Kelimutu” kata Ipda Ubaldus
Lanjut Ipda Ubaldus menerangkan bahwa setelah mendapat titik terang terkait identitas korban (FK), pihaknya menghubungi keluarga dekat korban.

“Seorang warga (VW) yang diduga kuat orang tua kandung korban, membenarkan bahwa anaknya (FK) telah meninggalkan rumah sejak hari Sabtu (26/4/2025) untuk mengambil uang di mesin ATM di Desa Koanara dan belum diketahui keberadaannya sampai sekarang, sehingga pihak keluarga mengira FK kembali merantau ke Kalimantan” ucap Ipda Ubaldus















