Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
OpiniPendidikan

Disiplin vs Distraksi: Mengapa Generasi Milenial Kian Jauh dari Literasi di Era Digital

2658
×

Disiplin vs Distraksi: Mengapa Generasi Milenial Kian Jauh dari Literasi di Era Digital

Sebarkan artikel ini
Ket : Maria Elisabeth Modhe Padha, M.Pd Guru SMAS St. Thomas Aquinas Sumba Barat Daya, foto : Istimewa

Kemajuan teknologi telah mendorong aktivitas beralih dari dunia nyata ke dunia maya, termasuk dalam kehidupan keluarga. Orang tua dan anak-anak semakin terpapar berbagai bentuk media digital seperti telepon pintar, komputer, game, dan internet. Namun, penggunaan teknologi di rumah seringkali mengurangi kualitas interaksi keluarga, membuat anggota keluarga lebih sibuk dengan perangkat digital daripada berinteraksi bersama.

Baca Juga:  Wakil Gubernur NTT Beri Motivasi Kepada Mahasiswa UPG 1945 Untuk Berkontribusi Bagi Masyarakat

Bahkan, kecanduan gadget menjadi masalah serius.Untuk mengatasi tantangan ini, kedisiplinan digital menjadi sangat penting. Dengan mengatur waktu penggunaan perangkat digital secara bijak, keluarga dapat menjaga keseimbangan antara aktivitas online dan interaksi nyata, memperkuat hubungan antar anggota keluarga, dan menciptakan lingkungan rumah yang harmonis. Kedisiplinan digital menjadi kunci untuk memanfaatkan teknologi secara positif tanpa mengorbankan kualitas kehidupan keluarga.

Data menunjukkan tingkat literasi Indonesia berada pada peringkat rendah secara global menurut PIRLS, PISA, dan UNESCO. Salah satu langkah penting untuk mengatasi permasalahan ini adalah menerapkan kedisiplinan dalam proses pendidikan. Kedisiplinan dapat mendorong peserta didik untuk membiasakan membaca, berpikir kritis, dan mengasah kemampuan bernalar.

Baca Juga:  SMKN 2 Kupang Tingkatkan Kualitas Pendidikan dengan Dukungan Iuran Komite

Guru juga perlu disiplin dalam menerapkan metode pengajaran yang inovatif dan menarik. Dengan kedisiplinan, upaya meningkatkan literasi dapat dilakukan secara konsisten sehingga menghasilkan generasi yang lebih berkualitas dan kompetitif di dunia internasional. Menurut Kemendikbud, terdapat enam literasi dasar yang penting dikuasai, yaitu literasi baca tulis, numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan.

Baca Juga:  Masukan Strategis bagi Pemerintah Flores Timur : Persiapan Semana Santa Larantuka yang Lebih Baik Demi Kekhusyukan Iman dan Kenyamanan Peziarah
Example 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang Copy!