Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

Delapan Truk Angkut Bantuan Kemanusiaan Kejati NTT untuk Korban Gempa Flores

12
×

Delapan Truk Angkut Bantuan Kemanusiaan Kejati NTT untuk Korban Gempa Flores

Sebarkan artikel ini

KUPANG, detikntt.com – Sebanyak delapan truk mengangkut bantuan kemanusiaan dari Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) untuk masyarakat terdampak gempa bumi di wilayah Flores.Bantuan senilai total Rp640 juta tersebut dilepas dari Kantor Kejati NTT, Rabu (26/8/2026), sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar Kejaksaan bagi masyarakat yang masih menjalani masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.Penyerahan sekaligus pelepasan bantuan dilaksanakan sekitar pukul 13.00 WITA dan dipimpin langsung Kepala Kejati NTT Roch Adi Wibowo, S.H., M.H., bersama Wakil Kepala Kejati NTT Dr. Wahyu Sabrudin, S.I.P., S.H., M.H.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para pejabat utama Kejati NTT, para koordinator, serta pengurus Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah NTT.Bantuan diberangkatkan menggunakan delapan truk menuju sejumlah titik terdampak gempa di Flores.

Dalam proses distribusi, bantuan tersebut akan diangkut menggunakan kapal milik TNI Angkatan Laut serta pesawat milik TNI Angkatan Udara untuk selanjutnya diserahkan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.Bantuan kemanusiaan ini merupakan hasil sinergi keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia, IAD, Kejati NTT, dan Adhyaksa Golf Club.Total dukungan yang dihimpun mencapai Rp640 juta, terdiri atas bantuan Kejaksaan RI sebesar Rp250 juta, IAD Pusat Rp50 juta, Kejati NTT Rp250 juta, IAD Wilayah NTT Rp40 juta, serta Adhyaksa Golf Club sebesar Rp50 juta.Dari bantuan Kejaksaan Agung RI sebesar Rp250 juta, sebanyak Rp200 juta digunakan untuk pengadaan barang kebutuhan masyarakat terdampak gempa, sedangkan Rp50 juta diberikan dalam bentuk bantuan uang tunai kepada korban bencana.

Baca Juga:  GP Ansor: Arus Mudik Tahun Ini Lebih Bagus, Berkat Pemerintah-Polri

Sementara itu, bantuan Adhyaksa Golf Club sebesar Rp50 juta terdiri atas Rp30 juta untuk pengadaan barang kebutuhan masyarakat terdampak gempa dan Rp20 juta diberikan secara langsung dalam bentuk uang tunai kepada korban bencana.Bantuan Pangan hingga Perlengkapan Bayi dan LansiaSecara keseluruhan, bantuan kemanusiaan yang dihimpun untuk masyarakat terdampak gempa bumi di wilayah Flores terdiri atas berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan pendukung.Bantuan tersebut meliputi beras sebanyak 21.700 kilogram atau 21,7 ton, mi instan sebanyak 549 kardus, biskuit 30 kardus dan 213 buah, gula kemasan satu kilogram sebanyak 73 kardus, serta minyak goreng sebanyak 104 kardus.Air mineral yang disalurkan mencapai 245 kardus, terdiri atas air mineral ukuran 330 mililiter sebanyak 120 kardus dan ukuran 1,5 liter sebanyak 125 kardus.Selain itu, disalurkan susu sebanyak 80 kardus, terdiri atas Bear Brand 38 kardus, Ultra Milk 40 kardus, dan SGM dua kardus. Bantuan juga berupa sarden sebanyak 409 buah serta popok lansia sebanyak 270 ball, masing-masing ukuran M, L, dan XL sebanyak 90 ball.Untuk kebutuhan bayi dan anak, disalurkan popok MamyPoko ukuran S sebanyak 100 ball, ukuran M sebanyak 100 ball, serta ukuran L sebanyak 15 kardus.Bantuan lainnya berupa pembalut 37 kardus, sampo 16 kardus, pasta gigi enam kardus, deterjen 15 kardus, sabun mandi dua kardus, sabun cuci piring 15 kardus, tisu lima kardus, tisu basah 10 kardus, minyak kayu putih 24 kardus, dan minyak telon 10 kardus.Sementara untuk kebutuhan tempat tinggal sementara, bantuan mencakup selimut sebanyak 18 ball, matras tiga ball, pakaian anak satu kardus, kerudung dua kardus, terpal 30 buah, serta satu unit tandon air berkapasitas 2.300 liter.Selain bantuan berupa barang, turut disalurkan bantuan uang tunai dengan total Rp70 juta.Seluruh bantuan tersebut mencakup kebutuhan pangan, air minum, perlengkapan bayi dan lansia, kebutuhan kebersihan dan kesehatan, perlengkapan tempat tinggal sementara, serta bantuan uang tunai untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak gempa bumi di wilayah Flores.Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Kejaksaan untuk memastikan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak gempa dapat segera terpenuhi, khususnya kebutuhan air bersih, bahan pangan, perlengkapan kebersihan, serta sarana pendukung lainnya selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.Kajati NTT: Bentuk Solidaritas Keluarga Besar KejaksaanKepala Kejati NTT Roch Adi Wibowo menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian keluarga besar Kejaksaan terhadap masyarakat Flores yang terdampak gempa bumi.“Bantuan ini merupakan bentuk kehadiran Kejaksaan di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak serta memberikan semangat dalam proses pemulihan pascabencana,” ujar Roch Adi Wibowo.

Baca Juga:  Penjabat Gubernur NTT Sampaikan Capaian dan Tantangan dalam Pidato HUT RI ke-79

Melalui kegiatan kemanusiaan tersebut, Kejaksaan Agung RI dan Kejati NTT menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.Kehadiran Kejaksaan tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas dan fungsi penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian sosial serta aksi nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya saat menghadapi bencana.

Baca Juga:  Masyarakat Ndona Minta Julie Sutrisno Laiskodat Perjuangkan Aetua Ditetapkan sebagai Situs Sejarah oleh Pemerintah

Sebelumnya, Bantuan Disalurkan ke EndeSebelumnya, pada Kamis (20/8/2026), bantuan kemanusiaan dari Kepala Kejati NTT telah tiba di Kejaksaan Negeri Ende sebagai salah satu titik penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak gempa.Bantuan senilai Rp30 juta tersebut diwujudkan dalam bentuk tiga buah toren air berkapasitas 650 liter, 180 dus air mineral, 98 dus mi instan, 50 sak beras kemasan lima kilogram, 10 dus sabun cuci, 20 lembar terpal, serta enam buah selang air yang masing-masing memiliki panjang 50 meter.Bantuan tersebut telah didistribusikan kepada masyarakat di wilayah Ende yang membutuhkan.Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan Kejati NTT dalam mendukung masyarakat Flores yang terdampak gempa, sekaligus memperkuat sinergi dan solidaritas untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang Copy!