DetikNTT.Com || Ende – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sekaligus anggota MPR, Julie Sutrisno Laiskodat diminta warga untuk memperjuangkan salah satu tempat sejarah yaitu Aetua untuk ditetapkan sebagai situs sejarah oleh pemerintah. Hal ini disampaikan oleh salah satu tokoh perempuan Adelheid Bele Bai pada saat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan RI di kampung Nuaraja, Desa Manulondo, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende. ( 13/12/25 )
Adelheid menambahkan Aetua merupakan salah satu tempat sejarah pemandian Bung Karno dan itu harus di perjuangkan oleh bunda Julie Laiskodat agar mendorong pemerintah menetapkan sebagai situs sejarah.
“Sebagai Kader Desa ditahun 2012 saat itu saya pernah memberikan masukan kepada pemerintah kabupaten Ende untuk menetapkan Aetua sebagai situs sejarah, namun sampai detik ini belum direalisasikan,” Ucapnya
Sementara itu Mohamad Ali Oktaviano tokoh adat Nuaraja Ndona mengungkapkan bahwa Aetua merupakan salah satu tempat pemandian bung Karno yang mesti di tetapkan sebagai situs sejarah sehingga bisa di jadikan tempat wisata sejarah untuk menambah pendapatan Desa dan Daerah.
“Iya kita pernah membahas dalam rapat kerja didesa untuk membangun salah satu monumen atau Tugu untuk di jadikan salah satu Ikon pariwisata namun karena ini merupakan tempat sejarah sang Poklamator Negara Republik Indonesia, maka Negara wajib harus hadir,” Ujarnya.
Lebih lanjut Oktoviano berharap kepada Bunda Julie S. Laiskodat agar memperjuangkan secara legalitas kabupaten Ende sebagai tempat Lahirnya Pancasila.
” Iya kita tau bahwa 1 Juni merupakan hari lahir Pancasila dan secara nasional upacara di laksanakan di Kabupaten Ende, namun sampai detik ini legalitas secara produk hukum belum ada oleh karena itu kami sangat berharap kepada bunda Julie S. Laiskodat agar di perjuangkan harapan Kami ini,” tambahnya.
Sementara itu dikesempatan yang sama tenaga ahli Dapil Pedro Bata, menyampaikan apresiasi atas antusias masyarakat yang telah mengikuti sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang di gelar oleh Ibu Julie S. Laiskodat.
Lanjutnya Pedro mengungkapkan tempat – tempat bersejarah yang pernah di singgahi dan menjadi aktivitas rutin Sukarno saat berada di Kabupaten Ende perlu di perhatikan oleh pemerintah.
Pedro menambahkan akan meneruskan dan menyampaikan apa yg menjadi permintaan masyarakat Ndona kepada Anggota DPR RI Ibu Julie Sutrisno Laiskodat.
” iya saya sangat sepakat dengan masukan dan harapan dari beberapa tokoh terkait dengan Aetua ditetapkan sebagai situs sejarah, bila perlu dibuatkan tugu atau monumen sebagai kenangan sang poklamator,” ungkapnya.













