Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Ekonomi

Pemuda Tani Indonesia NTT bersama PT.SMJ Lakukan Penanaman Perdana Jagung Hibrida

683
×

Pemuda Tani Indonesia NTT bersama PT.SMJ Lakukan Penanaman Perdana Jagung Hibrida

Sebarkan artikel ini

Kupang,DetikNTT.com — Pemuda Tani Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan penanaman perdana jagung perdana  pada Sabtu, 13 Desember 2025. Kegiatan ini dihadiri Dewan Pembina Pemuda Tani Indonesia NTT Abraham Paul Liyanto, Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia NTT Bobby Lianto, Kepala Kanwil Kemasyarakatan, Direktur Utama PT Silvano Maynard Jaya Silvester Sudin, perwakilan PT Sumber Energi Pangan, PT Saprotan Utama, Ketua HIPMI Belu, Ketua Pemuda Tani Kabupaten Rote Simson Polin, Direktur Eksekutif Kadin NTT Mercy Siubelan, pengurus Pemuda Tani Indonesia NTT, perwakilan Lapas NTT, serta perwakilan Pemuda Tani se kabupaten dan kota.

Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia NTT Bobby Lianto dalam sambutannya menyampaikan bahwa sejak dilantik pada 27 November 2025, jajaran pengurus langsung bekerja menjalankan program nyata di sektor pertanian. Satu hari setelah pelantikan, pengurus DPD Pemuda Tani Indonesia NTT langsung turun ke lapangan melakukan peninjauan dan eksekusi program.

Ia menyampaikan bahwa apresiasi dari Ketua Umum menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab besar bagi pengurus daerah. Oleh karena itu, sejumlah program langsung dijalankan, salah satunya kerja sama penanaman jagung hibrida dengan mitra investor yang sebelumnya telah mengembangkan ribuan hektare lahan jagung di Flores. Program tersebut kini dikembangkan di wilayah Timor, Kupang, dan sekitarnya dengan target panen dalam tiga hingga empat bulan ke depan.Skema kerja sama dilakukan melalui sewa lahan maupun sistem bagi hasil.

Baca Juga:  NTT Melangkah ke Pasar Ekspor: 5 Produk La Moringa Dilepas ke Mancanegara

Bagi petani lokal, diterapkan sistem pemberdayaan di mana seluruh kebutuhan produksi seperti benih, sarana produksi, dan pendampingan teknis disupport oleh perusahaan mitra, serta hasil panen dijamin terserap pasar.Saat ini telah tersedia sekitar 400 hektare lahan untuk pemberdayaan masyarakat, termasuk lahan milik Lapas di Nusa Tenggara Timur. Selain itu, Kabupaten Rote juga menyiapkan sekitar 200 hingga 300 hektare lahan untuk penanaman jagung perdana.

Selain program jagung, Pemuda Tani Indonesia NTT juga menyiapkan program penguatan UMKM melalui penyediaan mesin pengemasan kopi yang telah tiba di Kupang dan direncanakan mulai beroperasi pada tahun depan. Di bidang kelembagaan, Pemuda Tani Indonesia NTT juga telah membentuk koperasi yang saat ini sedang mempersiapkan sistem aplikasi dan ditargetkan dapat beroperasi penuh pada tahun 2026.

Baca Juga:  Lampaui Target Polda NTT Lewat Gerakan NTT Lumbung Jagung, Polres Ende Sukses Tanam Jagung 66 Hektar

Bobby Lianto menegaskan bahwa Pemuda Tani merupakan ujung tombak kebangkitan pertanian modern dengan mengedepankan pemanfaatan teknologi, termasuk penggunaan drone pertanian.

Pada kegiatan tersebut juga ditampilkan simulasi penggunaan drone untuk penyemprotan dan pemupukan lahan.Selain itu, Pemuda Tani Indonesia NTT akan mengirim 100 peserta untuk mengikuti pelatihan pertanian organik dan sekolah pangan secara daring bekerja sama dengan Yayasan Pelita Indonesia Timur. Peserta pelatihan akan memperoleh sertifikat dari Pemuda Tani Indonesia dan Kementerian Pertanian.Kabar baik lainnya, Pemuda Tani Indonesia NTT juga bekerja sama dengan PT Timor Mitra Niaga untuk mendistribusikan sekitar 100.000 anakan kakao dari Sumba kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur dengan syarat harus ditanam dan dirawat secara berkelanjutan.

Direktur Utama PT Silvano Maynard Jaya Silvester Sudin dalam sambutannya menjelaskan bahwa perusahaannya telah mengelola sekitar 2.500 hektare lahan jagung bersama 1.800 petani, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai sekitar 5.000 orang.

Ia menambahkan bahwa PT SMJ mendorong transformasi pertanian dari metode konvensional ke modern melalui penggunaan teknologi pertanian, termasuk drone yang mampu mengelola satu hektare lahan hanya dalam waktu sekitar 15 menit.Silvester Sudin juga memaparkan konsep lima P yang diterapkan perusahaannya, yakni pemberdayaan, pelatihan, pendampingan, pengembangan, dan profit.

Baca Juga:  Perdana Ikut Paritrana Award, PT Nataga Raihawu Industri Raih Juara III Tingkat Provinsi NTT

Menurutnya, pertanian modern memiliki prospek yang sangat menjanjikan dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani jika dikelola dengan perubahan pola pikir dan penerapan teknologi yang tepat.

Dewan Pembina Pemuda Tani Indonesia NTT, sekaligus Pemilik Lahan Abraham Paul Liyanto mengapresiasi kegiatan penanaman perdana jagung hibrida ini. Ia menilai pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif merupakan langkah strategis untuk mengubah citra Nusa Tenggara Timur yang selama ini kerap dilabeli sebagai daerah tertinggal.

Ia menegaskan bahwa Nusa Tenggara Timur tidak boleh lagi dikenal sebagai daerah tertinggal, terluar, terisolir, dan termiskin. Menurutnya, perubahan harus dibuktikan melalui kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.Kegiatan tersebut diakhiri dengan penanaman perdana jagung hibrida sebagai simbol dimulainya gerakan pertanian modern Pemuda Tani Indonesia di Provinsi Nusa Tenggara Timur.*

Example 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *