Oleh: Maria Elvanisa Dimung
Mahasiswa Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng, Program Studi Bahasa Inggris
Opini, DetikNTT.com – Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan generasi khususnya di generasi muda saat ini.Setiap hari,remaja menggunakan media sosial untuk berkomunikasi, mencari informasi,belajar dan banyak lagi kegiatan yang melibatkan media sosial.Oleh sebab itu,muncul sebuah pertanyaan”apakah media sosial bermanfaat atau akan menjadi ancaman bagi masa depan generasi muda?
Menurut saya,media sosial dapat bermanfaat bagi generasi muda jika generasi muda menggunakannya dengan baik dan bijak tetapi,ada juga ancaman jika generasi muda menggunakannya tidak beraturan atau berlebihan dan juga tanpa ada pengawasan.Jadi,dari kedua sisi tersebut media sosial dinilai menjadi dua bagian yaitu sisi positif dan sisi negatif.Dari sisi positif ,media sosial memudahkan generasi muda memperoleh informasi dan pengetahuan dari berbagai sumber.selain itu,media sosial juga menjadi sarana untuk mengembangkan dan kreativitas bagi generasi muda.
Namun,dari maanfaat tersebut ada banyak resiko yang di dapatkan, penggunaan media sosial yang berlebihan akan menyebabkan kecanduan, menurunkan konsentrasi belajar,dan mengurangi interaksi sosial dengan orang-orang yang ada di sekitar karena terlalu fokus pada media sosial.Selain itu penyebaran berita palsu dan konten-konten negatif yang memberikan dampak buruk bagi generasi muda.
Oleh karena itu, generasi muda harus memiliki literasi digital yang baik dan benar dan mengikuti kegiatan-kegiatan,atau bergabung dalam organisasi orang muda supaya kebiasaan untuk bersosialisasi dengan media sosial dapat berkurang.Selain itu,orang tua,sekolah dan pemerintah perlu memberi aturan dan batasan dalam penggunaan media sosial agar generasi muda dapat menggunakan media sosial dengan sehat dan aman.
Dengan demikian, media sosial bukan sepenuhnya membawa manfaat maupun ancaman bagi generasi muda. Semua kembali pada nilai yang kita pegang untuk menjaga masa depan kita.















