Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Wawali Serena Tekankan Pemenuhan Hak Anak dalam Workshop Kesejahteraan Anak Terintegrasi di Kota Kupang

31
×

Wawali Serena Tekankan Pemenuhan Hak Anak dalam Workshop Kesejahteraan Anak Terintegrasi di Kota Kupang

Sebarkan artikel ini

Sementara itu, Kepala UNICEF Perwakilan Nusa Tenggara, Yudistira Yewangu, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari siklus kedelapan kerja sama UNICEF dan Pemerintah Indonesia dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 dan RPJMN 2025–2029.

Program ini difokuskan pada tiga pilar utama, yakni nutrisi, kesehatan ibu dan anak, serta perlindungan anak melalui pemenuhan identitas hukum.

Menurut Yudistra, pendekatan lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan program agar layanan kepada anak dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Pemkot Kupang Gaungkan Semangat Boedi Oetomo di Era Digital, Wawali Serena Soroti Masa Depan Generasi Muda

Ia menjelaskan, dalam program tersebut UNICEF mendorong integrasi layanan kesehatan dengan layanan administrasi kependudukan. Dengan demikian, anak yang datang ke posyandu atau puskesmas tidak hanya memperoleh layanan kesehatan, tetapi juga mendapatkan akses pengurusan dokumen identitas seperti akta kelahiran.

Baca Juga:  Pemkot Kupang Resmi Miliki Arsitektur SPBE yang telah diselaraskan dengan Arsitektur SPBE Nasional

“Anak-anak yang tidak memiliki identitas hukum berisiko kehilangan akses terhadap layanan sosial dan perlindungan. Karena itu, integrasi layanan menjadi sangat penting,” jelasnya.

Baca Juga:  Wamen PAN-RB Puji Kepemimpinan Walikota Kupang, Tulus, Peka dan Responsif

Program ini akan dilaksanakan di Kota Kupang dan Sumba Barat sebagai wilayah percontohan untuk pengembangan model pelayanan kesejahteraan anak terintegrasi di wilayah perkotaan dan pedesaan.

Example 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *