Ia mengatakan, setiap anak memiliki hak untuk hidup sehat, memperoleh perlindungan, dan mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang. Karena itu, penyelesaian persoalan anak tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan kolaborasi dari semua pihak.
Pemerintah Kota Kupang, lanjutnya, sangat terbuka terhadap kerja sama lintas sektor, termasuk dengan lembaga internasional, tenaga kesehatan, sekolah, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan keluarga.
Serena juga menyoroti tantangan pengasuhan anak di wilayah perkotaan, di mana kesibukan orang tua sering kali membuat perhatian terhadap tumbuh kembang anak menjadi berkurang.
“Peran orang tua sangat penting dalam memastikan anak-anak tumbuh dengan baik. Anak-anak membutuhkan perhatian, pendampingan, dan lingkungan yang mendukung,” katanya.
Ia berharap workshop tersebut tidak berhenti pada diskusi semata, tetapi mampu menghasilkan langkah konkret yang dapat diterapkan langsung di tengah masyarakat.















