Selain membahas penguatan organisasi, Rakorwilsus juga menyinggung rencana kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, ke Nusa Tenggara Timur dalam waktu dekat. Kunjungan tersebut menjadi perhatian khusus karena PSI ingin memastikan seluruh perangkat organisasi siap menyambut agenda konsolidasi nasional yang akan melibatkan tokoh yang kini menjadi bagian penting dari perjalanan politik partai.
Grace Natalie mengungkapkan bahwa setelah seluruh struktur kepengurusan dirampungkan, PSI akan semakin siap menjalankan berbagai agenda politik dan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran Jokowi diharapkan dapat memberikan energi baru bagi kader partai sekaligus memperkuat komunikasi PSI dengan masyarakat luas.
Di sisi lain, PSI NTT juga mulai menyusun strategi jangka panjang menghadapi Pemilu 2029. Target yang dicanangkan tidak hanya meningkatkan perolehan suara, tetapi juga memperluas representasi partai di berbagai daerah. Melalui penguatan struktur organisasi dan kaderisasi yang berkelanjutan, PSI berharap dapat membangun basis dukungan yang lebih kuat di NTT.
Rakorwilsus tersebut menjadi penanda keseriusan PSI dalam memperkuat fondasi partai dari tingkat wilayah hingga desa. Dengan konsolidasi yang terus dilakukan dan dukungan tokoh-tokoh nasional, PSI NTT optimistis mampu memainkan peran yang lebih besar dalam kontestasi politik mendatang sekaligus memperjuangkan aspirasi masyarakat Nusa Tenggara Timur secara lebih efektif.















