Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Pendidikan

Kuota SPMB Belum Terpenuhi, SMP Negeri 21 Kota Kupang Masih Buka Penerimaan Calon Siswa

63
×

Kuota SPMB Belum Terpenuhi, SMP Negeri 21 Kota Kupang Masih Buka Penerimaan Calon Siswa

Sebarkan artikel ini

Kupang,detikntt.com – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di UPTD SMP Negeri 21 Kota Kupang belum memenuhi kuota yang telah ditetapkan. Hingga berakhirnya masa pendaftaran, sekolah baru berhasil menerima 110 calon siswa dari target 192 siswa.

Kepala UPTD SMP Negeri 21 Kota Kupang, Hironimus Metan Bani, mengatakan bahwa berdasarkan petunjuk teknis (juknis) dari Dinas Pendidikan, sekolah mendapat kuota sebanyak enam rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas masing-masing 32 siswa, sehingga total kuota mencapai 192 siswa.”Proses pendaftaran berlangsung selama empat hari, terdiri dari tiga hari secara online dan satu hari secara offline. Selama tiga hari pendaftaran online kami memperoleh 92 siswa, kemudian pendaftaran offline bertambah 18 siswa, sehingga total yang mendaftar sebanyak 110 siswa,” ujarnya.

Meski belum memenuhi kuota, Hironimus berharap tidak ada calon siswa yang mengundurkan diri. Ia juga menegaskan bahwa sekolah masih membuka kesempatan bagi calon siswa, terutama yang berasal dari luar Kota Kupang dan belum mendapatkan sekolah.”Mudah-mudahan tidak ada yang menarik diri. Jika masih ada siswa dari luar Kota Kupang yang ingin mendaftar, kami masih menerima,” katanya.

Baca Juga:  Mahasiswa Biologi Unwira Kupang Laksanakan Kemah Kerja Bakti di Desa Lambunga

Menurut Hironimus, terpenuhinya jumlah peserta didik baru sangat penting untuk mendukung proses belajar mengajar, termasuk bagi guru yang sedang memenuhi persyaratan beban mengajar untuk memperoleh sertifikasi.Saat ini SMP Negeri 21 Kota Kupang memiliki 26 tenaga kependidikan yang terdiri dari 23 tenaga pendidik dan tiga tenaga administrasi.

Baca Juga:  Gubernur NTT Tinjau pelaksanaan MBG di SMA Negeri 7 Kupang

Sekolah yang berdiri pada tahun 2024 tersebut, lanjut Hironimus, terus menunjukkan perkembangan positif dengan jumlah siswa yang meningkat setiap tahun. Pada tahun ajaran sebelumnya, SMP Negeri 21 Kota Kupang melepas sebanyak 74 siswa kelas IX.

Meski demikian, sekolah masih menghadapi sejumlah keterbatasan sarana dan prasarana. Pihak sekolah telah mengajukan proposal kepada Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan agar dapat membantu memenuhi kebutuhan fasilitas, seperti pembangunan paving halaman dan pagar sekolah.”Kami melihat masih banyak kekurangan. Karena itu kami sementara mengajukan proposal kepada Pemerintah Kota Kupang, khususnya Dinas Pendidikan, agar dapat memperhatikan kebutuhan sarana di sekolah kami,” jelasnya.

Baca Juga:  Dies Natalis Ke-43 Pendidikan Biologi: “Cerdas, Peduli, dan Berbudaya di Era Digital”

Di akhir penyampaiannya, Hironimus mengimbau seluruh guru dan siswa untuk menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan sekolah. Ia mengakui masih terdapat gangguan dari ternak milik warga yang sering masuk ke area sekolah, seperti sapi dan ayam, serta persoalan keamanan pot tanaman.”Kami mengajak guru dan siswa untuk tertib, dimulai dari diri sendiri. Memang masih ada gangguan ternak warga yang digembalakan di sekitar sekolah, termasuk ayam yang masuk ke lingkungan sekolah. Namun kami terus berupaya menjaga moto sekolah, yakni ‘Sekolahku Hijau, Sekolahku Sehat’, dan saya berkomitmen melanjutkan semangat tersebut,” pungkasnya.

Example 325x300
Penulis: Lia kikiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *