Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

IJD Tahap I: Peningkatan Jalan Silu–Oemofa di Kupang Terus Dikebut

80
×

IJD Tahap I: Peningkatan Jalan Silu–Oemofa di Kupang Terus Dikebut

Sebarkan artikel ini

Kupang,Detikntt.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahap I terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satu ruas yang tengah dikerjakan adalah peningkatan Jalan Silu–Oemofa di Kabupaten Kupang, dengan nilai kontrak sebesar Rp22,5 miliar.

Pekerjaan proyek ini dilaksanakan oleh PT Cahaya Berlian Jaya Abadi (CBJA) dan saat ini telah memasuki tahap pengaspalan awal. Pengaspalan dimulai dari titik 0 hingga kilometer 2,7, dengan target penyelesaian pada akhir Desember 2025. Progres Fisik Capai Pengaspalan Site Engineering (SE) proyek, Didik Yatimauh, menjelaskan bahwa pekerjaan lapis pondasi agregat A dengan ketebalan 30 sentimeter telah selesai dilaksanakan dan dinyatakan memenuhi spesifikasi teknis. “Pada hari ini kami mulai melaksanakan pekerjaan aspal dari titik nol hingga kilometer 2,7. Seluruh tahapan sebelumnya, termasuk pemadatan dan pemeriksaan mutu agregat, telah dilakukan sesuai standar,” jelas Didik.

Ruas jalan Silu–Oemofa memiliki panjang total 5,225 kilometer dengan lebar badan jalan 5,5 meter, ditambah bahu jalan di sisi kiri dan kanan. Pekerjaan juga mencakup pembuatan saluran air di beberapa titik serta pelebaran deker lama agar menyesuaikan dengan dimensi jalan baru. Untuk mempercepat progres di lapangan, pelaksana pekerjaan menambah alat berat dan personel khususnya pada segmen 0–2,7 kilometer. “Kegiatan dilakukan hingga pukul 21.00 Wita, dengan jumlah tenaga kerja sekitar 100 orang, termasuk tukang dan operator. Langkah ini kami ambil sebagai bagian dari strategi percepatan tahap dua,” tambah Didik.

Baca Juga:  KPP Kupang Ingatkan Wajib Pajak Lapor SPT Tahunan Tepat Waktu

Pengawasan Ketat dan Komitmen Kualitas Koordinator Pengawas proyek, Mas’ad Bakri, ST, MT, menegaskan bahwa pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai dengan ketentuan teknis dan spesifikasi yang ditetapkan oleh Kementerian PUPR. “Seluruh tahapan mulai dari agregat, pemadatan, hingga lapisan aspal kami awasi dengan ketat. Kualitas menjadi prioritas utama agar hasilnya optimal dan berumur panjang,” ujarnya.

Baca Juga:  Persiapan Satgas Naru 2024/2025 di NTT: Antisipasi Lonjakan Pergerakan Masyarakat dan Kebutuhan Energi

Manajer Proyek CBJA, Obed Bistolen, menambahkan bahwa proyek ini telah menunjukkan progres fisik yang signifikan sejak dimulai pada Oktober 2025. “Kami terus berupaya menjaga kecepatan dan kualitas pekerjaan. Dengan dukungan cuaca yang baik dan alat yang memadai, target penyelesaian pada 31 Desember 2025 dapat tercapai,” ungkapnya. Dampak Positif bagi Masyarakat Peningkatan ruas Jalan Silu–Oemofa merupakan bagian dari lima paket pekerjaan IJD di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahap I.

Baca Juga:  Festival Lingkungan Hidup 2024: "Kembali ke Alam

Melalui program ini, pemerintah berkomitmen meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar arus barang dan jasa, serta membuka akses ekonomi masyarakat desa. Salah seorang warga Desa Silu, Klemens Baha (60), menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah melalui program IJD. “Sudah lama jalan ini rusak. Sekarang sudah mulai diaspal, kami bersyukur sekali. Hasil kebun seperti tomat dan labu bisa dijual lebih cepat karena kendaraan mudah lewat,” tuturnya.

Kementerian PUPR melalui BPJN NTT berharap proyek peningkatan Jalan Silu–Oemofa dapat selesai tepat waktu, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dan memperkuat jaringan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Kupang serta sekitarnya.**

Example 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *