Kupang,DeikNTT.com – Pos Pelayanan Betania Oenunu Jemaat GMIT Alfa Omega Labat Mulai Beribadah Perdana Kupang, 30 November 2025 Dengan pelepasan dua ekor burung merpati, resmi memulai ibadah perdana pada akhir November.
Pos Pelayanan ini terdiri dari 99 KK dengan total 408 jiwa, yang siap bertumbuh dalam harapan serta melayani dalam sentuhan damai.
Dalam khotbah Minggu pagi, Pdt. Dr. Mery Kolimon menyampaikan ajakan agar jemaat senantiasa berhati-hati dan berjaga-jaga dalam iman.Ia menegaskan bahwa kehadiran Pos Pelayanan Betania Oenunu lahir dari harapan bahwa setiap jiwa layak disapa, setiap pergumulan layak didengar, dan setiap persekutuan berhak merasakan sentuhan damai
“Kita harus mengarahkan hati kepada Tuhan, selalu berdoa baik di gereja maupun secara pribadi. Roh Kudus hadir saat kita membaca firman dan mengerahkan hati kepada Tuhan agar kita selalu diberkati,” ujar Pdt. Mery.
Ia juga menekankan pentingnya kepekaan rohani untuk membedakan godaan dan berkat. “Jika hati kita terhubung dengan Tuhan, Ia memberikan hikmat agar kita mampu membedakan mana godaan dan mana berkat,” tambahnya.
Wakil Ketua GMIT Klasis Kota Kupang, Pdt. Jesmarlianus Djo Naga, menyampaikan bahwa khotbah Pdt. Mery memberikan refleksi iman yang sangat mendalam.Ia menegaskan bahwa hadirnya Pos Pelayanan Betania merupakan bagian dari pertumbuhan pelayanan Jemaat Alfa Omega Labat. “Jemaat Alfa Omega telah menunjukkan komitmen pelayanan, dan dari komitmen inilah Pos Pelayanan Betania lahir. Tuhan menanam jasa, dan jemaat dipanggil untuk hidup bagi Tuhan,” ujarnya.
Lurah Batuplat Yerri Octavianus, hadir mewakili Pemerintah Kota Kupang. Ia menyampaikan rasa syukur atas berdirinya Pos Pelayanan Betania Oenunu.Dalam sambutannya, Yerri menceritakan bahwa pergumulan jemaat Alfa Omega, khususnya di Lingkungan 3 Oenunu, telah berlangsung lebih dari 43 tahun sejak keluarga besar Foes menyerahkan sebidang tanah pada tahun 1982. “Hari ini kita bersyukur karena harapan panjang itu terwujud. Pos Pelayanan Betania Oenunu kini menjadi rumah kasih, tempat bertumbuhnya persekutuan, persaudaraan, dan pelayanan,” ungkap Yerri.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena Wali Kota Kupang tidak dapat hadir akibat agenda sidang paripurna.
Pemerintah Kelurahan Batuplat, lanjutnya, siap mendukung pertumbuhan Pos Pelayanan ini. “Walaupun baru terdiri dari 99 KK, kami percaya dalam waktu dekat jemaat akan menjadi kuat dan tangguh. Kami menyampaikan selamat atas ibadah perdana Pos Pelayanan Betania Oenunu,” tutupnya.*






