Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AlamBeritaDaerah

Gerak Cepat Wali Kota Merespon, Penahan Banjir Kali Mati Kayu Putih Akhirnya Diperkuat

97
×

Gerak Cepat Wali Kota Merespon, Penahan Banjir Kali Mati Kayu Putih Akhirnya Diperkuat

Sebarkan artikel ini
Ket : Wali Kota Kupang Tinjau langsung Kali Mati di Kayu Putih, foto : Humas Kota Kupang

DetikNTT.Com || Kota Kupang – Kepedulian warga yang bergerak secara swadaya akhirnya mendapat perhatian serius Pemerintah Kota Kupang. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengapresiasi inisiatif masyarakat RT 007/RW 02, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, yang memperbaiki penahan banjir di bantaran Kali Mati demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga. Hal tersebut disampaikan Wali Kota saat turun langsung meninjau lokasi, Sabtu (24/1).

Lokasi tersebut merupakan jalur penghubung penting antara Kelurahan Kayu Putih dan Kelurahan Tuak Daun Merah. Selama bertahun-tahun, kondisi bantaran kali yang longgar dan terus tergerus banjir setiap musim hujan telah mengikis sebagian badan jalan. Akibatnya, arus lalu lintas kerap terganggu, bahkan kendaraan besar seperti mobil tangki air minum kesulitan bermanuver saat melayani kebutuhan warga.

Masalah ini sejatinya telah diperjuangkan oleh warga dan pemerintah setempat sejak belasan tahun lalu melalui forum Musrenbang tingkat kelurahan. Namun, kondisi yang semakin parah mendorong Ketua RT 007, Lembertos Taneo, bersama warga untuk tidak tinggal diam. Pada awal November 2025, mereka berinisiatif melakukan perbaikan penahan secara swadaya agar akses jalan tetap aman digunakan.

Baca Juga:  Warga Desa di Kabupaten Ende Sampaikan Terima Kasih Kepada Gubernur NTT dan PT. BCTC

“Kalau hujan deras, jalan ini makin terkikis. Kami khawatir suatu saat bisa putus total. Karena itu warga sepakat bergerak bersama agar aktivitas masyarakat tetap berjalan,” ujar Lembertos Taneo.

Langkah tersebut kemudian mendapat perhatian Wali Kota Kupang. Salah seorang warga, Aloysius Tani, secara langsung menyampaikan kondisi tersebut kepada Wali Kota pada November 2025 lalu. Respons pun datang cepat. Wali Kota segera meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang untuk turun ke lokasi dan melakukan pengukuran terhadap area longsor sepanjang kurang lebih 20 meter.

Baca Juga:  Wali Kota Hadiri Penandatanganan Kerja Sama SPAM Provinsi NTT dan Perumda Air Minum Kota Kupang

“Waktu kami sampaikan langsung, Pak Wali Kota langsung merespons. Tidak lama setelah itu, petugas dari PUPR datang ukur lokasi. Kami sangat bersyukur karena aspirasi kami didengar,” kata Aloysius Tani.

Tindak lanjut nyata dilakukan pada Januari 2026, saat Dinas PUPR mulai membangun penambahan penahan banjir di lokasi tersebut. Pekerjaan ini disambut sukacita oleh warga karena memberikan rasa aman dan kenyamanan, khususnya bagi pengguna jalan.

Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo bersama tim meninjau langsung lokasi pembangunan. Meski kunjungan berlangsung singkat, kehadiran orang nomor satu di Kota Kupang itu disambut hangat oleh warga setempat.

Baca Juga:  Pimpin Upacara Hardiknas 2025, dr Christian : Membangun Manusia Berarti Membangun Pendidikan dan Kesehatan

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota kembali menegaskan komitmennya dengan meminta Dinas PUPR melanjutkan perbaikan pada sejumlah titik lain yang masih berpotensi longsor. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan-persoalan dasar di lingkungan permukiman.

Warga pun menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan respons cepat Pemerintah Kota Kupang. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan jajaran. Sekarang kami lebih nyaman dan aman melintas di jalan ini. Harapan kami, pemerintah terus hadir dan memperhatikan kebutuhan masyarakat kecil seperti kami,” ungkap Lambertus Taneo.

Example 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *