Ende – Warga Desa Pu’utuga Kecamatan Ndona dan Desa Kurulimbu Kecamatan Ndona Timur, Kabupaten Ende memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena melalui Dinas PUPR NTT dan PT.Bina Citra Teknik Cahaya telah mengerjakan Ruas Jalan Ende-Pu’utuga-Kurilimbu-Sokoria (Kecamatan Ndona Timr dan Ndona), sehingga lalu lintas masyarakat dan hasil pertanian petani menjadi lebih lancar.
Dilansir dari media korantimor.com Dion Lengo warga desa Pu’utuga Kecamatan Ndona yang ditemui media ini di Saga mengaku bersyukur, ruas jalan tersebut telah diaspal dan masyarakat mudah melintasi jalan tersebut, dibanding sebelumnya, sulit dilewati, karena kondisinya yang rusak parah, apalagi saat musim hujan.”Padahal ruas jalan ini merupakan jalur alternatif dari kecamatan Wolowaru – Ende dan juga dari Roa – Ende. Kami sangat bersyukur kepada bapak Gubernur, Melki Laka Lena yang telah memperbaiki jalan ini dengan baik dengan aspal hotmix,” ujarnya.
Menurut Dion, saat Musrenbangdes dan Musrenbangcam, warga desa Pu’utuga dan desa Kurlimbu selalu mengusulkan agar ruas jalan tersebut dihotmix, namun usulan tersebut selalu dicoret alias dihilangkan di tingkat Musrenbangkab dengan alasan klasik yakni keterbatasan anggaran.
Padahal, lanjut Dion, warga sangat merasa perbaikan (pembangunan, red) ruas jalan tersebut urgen, untuk mempercepat mobilitas warga dan hasil pertanian. Selain itu, juga berdampak positif pada peningkatan perekonomian desa-desa di Kecamatan Ndona dan Ndona TimurHal senada dikatakan Jefri Doa, warga Desa Kurulimbu Kecamatan Ndona Timur. Ia mengapresiasi langkah Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan Dinas PUPR NTT memperbaiki infrastruktur jalan di daerah.“Terima kasih kepada Bupati Gubernur Leka Lena, Dinas PUPR NTT dan PT. BCTC yang sudah membangun jalan ini. Saat ini akses jalan kami menjadi lebih mudah dan nyaman, anak-anak pergi sekolah lancar meski hujan. Begitu juga masyarakat yang mengangkut hasil pertanian juga jadi lancar,” ungkapnya
Maria Kristina Munde, warga desa Kurulimbu juga demikian. Ia mengaku sudah puluhan tahun masyarakat menderita saat melintasi ruas jalan dari Ndona – Aekipa- Saga- Sokoria-Kurulimbu Kecamatan Ndona Timur sulit dilalui. Saat ini, setelah selesai diaspal, akses transportasi warga semakin lancar sekalipun hujan.Kristina minta Gubernur, Melki Laka Lena agar di tahun 2026, Dinas PUPR lanjut mengerjakan jalan hotmix hingga ke Sokoria (PLTP) nanti.”Kami minta kepada bapak Gubernur Laka Lena, Dinas PUPR NTT kiranya pekerjaan aspal ini jangan sampai berhenti di sini saja, (Cabang Desa Saga), kasihan kami warga Kurulimbu dan Sokoria juga pak,” pintanya.
Ia mengapresiasi Gubernur NTT, Dinas PUPR yang telah menjawab kerinduan dan impian masyarakat membangun jalan dengan aspal hotmix di Ndona – Sokoria.”Dahulu jalan ini rusak parah dan sulit dilalui, namun sekarang jalan telah mulus dan hasil pembangunan jalannya juga baik. Kami juga berharap pembagunannya tuntas sampai di Sokoria sehingga hasil perkebunan dan para papalele bisa menjual hasil pertaniannya ke Ende,” paparnya.
Proyek penanganan Long Segment Ruas Jalan Ndona- Sokoria (PLTP) ini dikerjakan oleh PT Bina Citra Teknik Cahaya (BCTC) dengan nilai kontrak sebesar Rp. 6.845.014.000,00,- yang didanai dari Dana APBD 1 tahun 2025. Penanganan ruas jalan tersebut sepanjang 2,94 KM pekerjaan Hotmix (AC- WC) dan pengecoran bahu jalan rabat beton serta pembangunan drainase jalan.
pekerjaan proyek tersebut dilakukan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi.Ruas jalan dari pertigaan Gareja Paroki Maria Imakulata Ndona hingga melewati cabang menuju desa Saga telah hotmix. Bahu jalan (sisi kiri kanan) jalan sepanjang ruas tersebut telah di kunci dengan beton dan berkualitas sangat baik.*














