Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaLingkungan

Wali Kota Kupang: Kebersihan Kota Bukan Kerja Lurah Seorang, Tapi Superteam

37
×

Wali Kota Kupang: Kebersihan Kota Bukan Kerja Lurah Seorang, Tapi Superteam

Sebarkan artikel ini

Kupang, DetikNTT.Com – Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo mengapresiasi Komunitas Beta Bersih (KBB) yang selama dua tahun terakhir turut menggerakkan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kota Kupang.

Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri penyerahan hadiah lomba kebersihan antarkelurahan di Shoto-Kai Resto & Cafe, Sikumana, Selasa (15/9/2026).Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI Dapil NTT Ir. Abraham Paul Liyanto, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) NTT Ir. Theodorus Widodo, Ketua Satgas Lomba Kebersihan Antarkelurahan Irsan Dardana, Sekretaris Satgas F.X. Endru Lie, Ketua Komunitas Peduli Lubang Jalan (Kopelanku) Daniel Para, Pemilik Shoto-Kai Resto & Cafe Fransiskus Fernando, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang Matheos A.H.T. Maahury, S.E., para dewan juri, serta para lurah penerima hadiah.

Christian mengatakan, gerakan kebersihan merupakan contoh bahwa persoalan kota dapat ditangani melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, Kota Kupang merupakan rumah bersama sehingga kebersihan menjadi tanggung jawab seluruh warga.

Baca Juga:  Wawali Kupang Apresiasi PMRN Esport Season II 2026, Siapkan Pembinaan Atlet Menuju PON 2028

Ia juga mengingatkan para lurah penerima penghargaan agar kebersihan tidak hanya dijaga saat perlombaan, tetapi terus dipertahankan hingga menjadi budaya masyarakat.

Baca Juga:  Wali Kota Kupang Hadiri Penanaman Pohon dan Simulasi Edukasi Memilah Sampah

“Tidak ada Superman, yang ada superteam,” ujar Christian.

Ia menegaskan, keberhasilan menjaga kebersihan kelurahan bukan hanya hasil kerja lurah, tetapi melibatkan staf kelurahan, RT/RW, petugas kebersihan dan masyarakat.

Dalam lomba kebersihan antarkelurahan tersebut, Kelurahan Nunbaun Sabu meraih Juara 1, disusul Oepura sebagai Juara 2 dan Liliba sebagai Juara 3. Harapan 1 diraih Oebufu, Harapan 2 Batuplat, dan Harapan 3 Naikoten 1.

Baca Juga:  Sinyal Kuat PN dan Kejari Ende Memberantas Korupsi di Ende

Christian juga mengusulkan agar lomba kebersihan pada tahun mendatang mempertimbangkan peningkatan capaian setiap kelurahan, selain nilai tertinggi. Sejumlah kategori tambahan juga diusulkan, seperti kelurahan terhijau, partisipasi masyarakat terbanyak, serta drainase atau selokan paling bersih.

Menurutnya, pembangunan kota tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan membangun kebiasaan hidup bersih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang Copy!