Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
DaerahPendidikan

Hardiknas di Pelosok Nagekeo: Mahasiswa Unwira Jadi Petugas Upacara

362
×

Hardiknas di Pelosok Nagekeo: Mahasiswa Unwira Jadi Petugas Upacara

Sebarkan artikel ini

DetikNTT.com || Nagekeo— Mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang yang sedang menjalani program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Desa Ngeghedhawe, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, turut ambil bagian dalam upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar di Sekolah Dasar Katolik (SDK) Lape, Jumat (2/5/2025).

Upacara bendera berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Mahasiswa Unwira mendapat kepercayaan menjadi petugas upacara, menunjukkan dedikasi dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Kegiatan ini juga disambut antusias oleh para siswa dan guru SDK Lape yang menghargai kehadiran mahasiswa sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan di wilayah desa.

Kepala SDK Lape dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif para mahasiswa. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran mahasiswa Unwira. Ini adalah wujud kepedulian terhadap pendidikan di pelosok desa. Keterlibatan mereka memberi motivasi baru bagi siswa-siswi kami,” ujarnya.

Baca Juga:  SMA Negeri 12 Kupang Capai Kelulusan 100 Persen, Targetkan Tambah Kelas Tahun Ini

Ia menambahkan, kehadiran mahasiswa dalam kegiatan KKL tidak hanya berdampak pada proses pembelajaran di kelas, tetapi juga memberi contoh positif bagi siswa dalam kehidupan sehari-hari. Para guru dan staf sekolah pun merasakan dampak positif dari kehadiran mereka, terutama dalam mendampingi kegiatan belajar dan kegiatan sosial kemasyarakatan di desa.

Baca Juga:  ​Kapolres Ende Sambangi Tokoh Agama Islam, Pererat Silaturahmi Menjelang Idul Fitri

Salah satu mahasiswa Unwira menyampaikan bahwa ikut serta dalam upacara ini menjadi pengalaman berharga. “Kami bangga bisa ambil bagian dalam upacara Hari Pendidikan Nasional. Ini bukan hanya peringatan seremonial, tapi juga momentum menanamkan semangat perjuangan pendidikan kepada generasi muda,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kawasan Industri Bolok: Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Investasi dan Kolaborasi

Kegiatan diakhiri dengan doa dan foto bersama antara mahasiswa, guru, dan siswa. Momen ini menjadi simbol sinergi antara pendidikan tinggi dan pendidikan dasar dalam membangun masa depan bangsa, khususnya di wilayah terpencil seperti Desa Ngeghedhawe.*

Example 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *