Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaEkonomi

Wawali Serena: QRIS Jadi Jembatan UMKM Kupang Naik Kelas ke Ekosistem Digital

15
×

Wawali Serena: QRIS Jadi Jembatan UMKM Kupang Naik Kelas ke Ekosistem Digital

Sebarkan artikel ini

Kupang, DetikNTT.Com – Wakil Wali Kota Kupang Serena Cosgrova Francis mendorong pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk memanfaatkan digitalisasi pembayaran sebagai bagian dari upaya memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha.

Hal itu disampaikan Serena saat menghadiri penutupan Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 yang digelar Bank Indonesia Provinsi NTT di halaman Swiss-Belcourt Hotel Kupang, Senin (18/8). Menurutnya, QRIS tidak sekadar menjadi alat pembayaran, tetapi juga bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi digital.

Serena mengatakan pelaku UMKM tidak cukup hanya menghasilkan produk berkualitas. Produk juga harus memiliki akses pasar yang luas dan didukung sistem transaksi yang mudah, aman serta dipercaya konsumen.

Baca Juga:  Pemkot Kupang Siapkan Wajah Baru Taman Tagepe, Fokus pada Seni dan Ekonomi Kreatif

“Di sinilah QRIS menjadi jembatan bagi UMKM kita untuk naik kelas, masuk ke ekosistem digital, membangun kepercayaan konsumen, dan membuka akses pasar yang lebih luas,” tegas Serena.

Baca Juga:  Bupati Ende Yosef Badeoda, Ajak Semua Pihak Untuk Bangun Ende

Dukungan terhadap UMKM terlihat dalam QRIS Street Festival dan Takuju Market Volume 5 yang melibatkan lebih dari 40 UMKM lokal. Selama empat hari pelaksanaan, kegiatan tersebut diperkirakan dikunjungi 4.770 orang dengan 4.200 transaksi menggunakan QRIS.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, mengatakan digitalisasi pembayaran harus terus dibarengi edukasi kepada masyarakat, termasuk mengenai keamanan transaksi dan perlindungan konsumen. Rangkaian PQN di NTT juga mencatat 2.977 transaksi QRIS dalam Garda Sakti Cross Border Fest kedua.

Baca Juga:  Menteri Koperasi Tinjau Dua KopDes Merah Putih, Laksanakan Ground Breaking KSP TLM Hingga Tutup RAT KSP TLM Indonesia

Pekan QRIS Nasional 2026 ditutup dengan penandatanganan kerja sama Bank Indonesia NTT bersama Bank NTT, BP3MI Provinsi NTT dan LLDIKTI Wilayah XV. Kolaborasi tersebut diharapkan memperluas penggunaan transaksi nontunai sekaligus memperkuat edukasi perlindungan konsumen di seluruh NTT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang Copy!