Kupang — Proyek peningkatan Jalan Silu–Oemofa terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Hal tersebut disampaikan oleh Manager Proyek PT Cahaya Berlian Jaya Abadi, Obet Bistolen saat ditemui media pada Rabu (26/11). Hingga 25 November 2025, progres kumulatif pelaksanaan pekerjaan pada Paket Peningkatan Jalan Silu–Oemofa PPK 1.1 PJN 1 NTT telah mencapai 49,71 persen.

Sejumlah pekerjaan fisik menunjukkan capaian yang cukup baik, antara lain:Galian selokan drainase mencapai bobot 95,32 persen dari volume 1.262,44 m³.Galian batu telah selesai 100 persen dari total 614,25 m³.Box culvert 150 × 150 juga rampung sepenuhnya sesuai volume 8,10 meter.Pekerjaan lain seperti timbunan pilihan, lataston lapis aus (HRS-WC), serta lapis pondasi agregat kelas A menunjukkan progres di kisaran 50–56 persen.
Adapun penyiapan badan jalan masih berada pada angka 35,42 persen.Secara keseluruhan, perbandingan antara rencana dan realisasi menunjukkan bobot rencana 9,673 persen, sementara realisasi mencapai 49,712 persen, dengan deviasi sebesar 40,039 persen.

Obet Bistolen menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan hambatan signifikan dalam pelaksanaan proyek. Meski kondisi cuaca sesekali berpengaruh, pihaknya tetap optimis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.“Cuaca memang cukup mempengaruhi, namun secara keseluruhan tidak ada hambatan , Kami tetap optimis menyelesaikan seluruh pekerjaan dengan baik,” ujarnya.
Untuk diketahui Pembangunan ruas jalan Silu–Oemofa merupakan bagian dari Paket IJD yang dikerjakan oleh PT Cahaya Berlian Jaya Abadi dan dilaksanakan berdasarkan kontrak yang ditandatangani pada 10 Oktober 2025 dengan nilai Rp 22.555.888.000,00 bersumber dari APBN Murni dalam Waktu pelaksanaan: 83 serta Waktu pemeliharaan: 365 hari Kalender .
Pembangunan ruas jalan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, meningkatkan ekonomi lokal, dan membuka akses antarwilayah di Kabupaten Kupang, khususnya antara Desa Silu dan Oemofa














