DetikNTT.Com || Kota Kupang – Lagi – Lagi Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menegaskan, kehadiran pemerintah bukan sekadar memerintah akan tetapi juga melayani.
“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang tertinggal. Pemerintah Kota Kupang hadir bukan hanya untuk memerintah, tetapi untuk melayani. Nikah massal ini adalah bukti nyata dari kebijakan yang pro-rakyat, menjangkau mereka yang selama ini mungkin terabaikan,” tegas Wali Kota.
Saat menghadiri program Nikah Massal Tingkat Kota Kupang Tahun 2025, di Gereja Katolik St. Fransiskus Asisi BTN-Kolhua, Rabu (14/5), Christian Widodo menekankan bahwa pembangunan sebuah kota tidak hanya diukur dari hadirnya infrastruktur fisik. Tetapi juga dari ketahanan sosial yang dimulai dari keluarga.
Dengan pernikahan yang sah, kata Chtistian, pasangan akan mendapatkan akses legal terhadap berbagai pelayanan publik seperti KK, KTP, jaminan sosial, dan bantuan pemerintah. “Ini bukan hanya tentang legalitas, tetapi tentang keadilan dan keberpihakan,” tambahnya.
Ia juga memberikan pesan mendalam kepada para pasangan, bahwa pernikahan bukanlah akhir dari cinta, melainkan awal dari perjalanan panjang yang membutuhkan komitmen dan konsistensi. “Komitmen itu penting untuk memulai, tetapi konsistensi adalah kunci untuk mempertahankan. Tanpa komitmen, kita tidak akan pernah mulai, dan tanpa konsistensi, kita tidak akan pernah selesai,” ujarnya disambut tepuk tangan para hadirin.
Acara sakral yang penuh sukacita ini diikuti oleh 31 pasangan suami istri dan merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-139 Kota Kupang serta peringatan ke-29 tahun Kota Kupang sebagai daerah otonom.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Kupang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (KESRA) sebagai bentuk nyata komitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan berpihak pada masyarakat kecil. Khususnya pasangan yang selama ini belum mampu melangsungkan pernikahan secara sah karena kendala biaya atau administratif.
Turut hadir dalam acara tersebut, perwakilan Forkopimda Kota Kupang, Pj. Sekretaris Daerah Kota Kupang, Ignasius Repelita Lega, S.H., Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Matheus Radja, para pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang.
Juga dihadiri Camat Maulafa, Matheus A.B.H. Da Costa, S.Sos., M.Si., para lurah se-Kecamatan Maulafa, serta Pastor Paroki St. Fransiskus Asisi BTN-Kolhua, Romo Dus Bone, didampingi Romo Tony Kobesi, para biarawan-biarawati, dan umat setempat.














