Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaDaerah

Perkuat Akses Pendidikan di Wilayah 3T, MY Esti Wijayati Politisi PDIP Salurkan PIP Aspirasi bagi 1.725 Siswa

12
×

Perkuat Akses Pendidikan di Wilayah 3T, MY Esti Wijayati Politisi PDIP Salurkan PIP Aspirasi bagi 1.725 Siswa

Sebarkan artikel ini

DetikNTT.Com || Borong – Komitmen memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu terus didorong melalui Program Indonesia Pintar (PIP). Kali ini, sebanyak 1.725 siswa dari 19 sekolah di Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), tercatat sebagai penerima manfaat PIP melalui jalur aspirasi MY Esti Wijayati, Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan.

Bantuan tersebut menyasar peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan keluarga sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Tenaga Ahli Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati, Agustinus Yun Budiarta, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan sosialisasi PIP Aspirasi MY Esti Wijayati di SDK Colol 2, Wuas, Kecamatan Lamba Leda Timur, Selasa (27/10/2026).

Menurut Agustinus, Program Indonesia Pintar merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah untuk membantu peserta didik, terutama mereka yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, agar tetap dapat mengakses pendidikan.

Baca Juga:  Kartini Masa Kini 2026: Perempuan Tangguh di Balik Transisi Energi Panas Bumi

“Program ini juga untuk memutuskan rantai kemiskinan, membekali generasi muda dengan pendidikan yang layak demi masa depan yang lebih baik,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk memperbaiki taraf hidup pada masa mendatang.

Karena itu, bantuan PIP diharapkan mampu memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dukungan tersebut dinilai penting, terutama bagi peserta didik di wilayah yang masih menghadapi berbagai tantangan dalam memperoleh akses pendidikan.

Dalam kegiatan sosialisasi itu, Agustinus juga menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama PIP adalah mencegah anak-anak putus sekolah akibat keterbatasan biaya. Menurutnya, kondisi ekonomi keluarga tidak seharusnya menjadi penghalang bagi peserta didik untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Melalui bantuan tersebut, siswa diharapkan dapat memenuhi berbagai kebutuhan penunjang pembelajaran, seperti buku tulis, seragam, sepatu, serta kebutuhan sekolah lainnya.

Baca Juga:  Kopdit Swastisari Kembali Raih Peringkat 3 Paritrana Award NTT 2024

“Program Indonesia Pintar ini (PIP) bertujuan agar membantu pemenuhan pribadi siswa itu sendiri, seperti buku tulis, seragam, sepatu dan meringankan beban biaya sekolah,” ujarnya.

Agustinus menambahkan, dukungan biaya pendidikan menjadi salah satu langkah untuk membantu memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mengikuti proses pembelajaran secara berkelanjutan. Dengan demikian, risiko putus sekolah akibat persoalan ekonomi diharapkan dapat ditekan.

Ia mengungkapkan, terdapat 19 sekolah di Kecamatan Lamba Leda Timur yang menjadi sasaran PIP Aspirasi MY Esti Wijayati, dengan total 1.725 siswa sebagai penerima manfaat.

Untuk memastikan informasi mengenai program tersebut dipahami dengan baik, pihaknya berencana mengunjungi seluruh sekolah sasaran dan melaksanakan sosialisasi secara langsung kepada orang tua atau wali siswa.

“Kita akan berkeliling ke semua sekolah tersebut agar bisa bertatap muka langsung dengan orang tua/wali siswa. Hal ini bertujuan agar orang tua/wali siswa bisa mendapatkan penjelasan yang detail terkait manfaat dari program beasiswa aspirasi ini,” ungkapnya.

Baca Juga:  Terima Hasil Seleksi, Dicson Haba Dukung Kepemimpinan Baru PDAM Kota Kupang

Menurut Agustinus, keterlibatan orang tua dan wali siswa sangat penting untuk memastikan bantuan pendidikan dimanfaatkan sesuai kebutuhan belajar anak. Sosialisasi secara langsung juga diharapkan dapat memberikan pemahaman yang jelas mengenai tujuan, manfaat, dan penggunaan dana bantuan PIP.

Penyaluran PIP melalui jalur aspirasi MY Esti Wijayati di Kecamatan Lamba Leda Timur menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan bantuan pendidikan bagi masyarakat di Kabupaten Manggarai Timur, khususnya peserta didik dari keluarga kurang mampu.

Sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, MY Esti Wijayati melalui program aspirasinya mendorong terbukanya kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak. Perhatian terhadap wilayah 3T menjadi penting karena pemerataan akses pendidikan masih menghadapi tantangan di sejumlah daerah, termasuk kawasan pedesaan dan pelosok.

Melalui program ini, bantuan pendidikan diharapkan dapat membantu mengurangi beban ekonomi keluarga, memenuhi kebutuhan sekolah siswa, meningkatkan motivasi belajar, serta mendorong orang tua untuk terus mendukung pendidikan anak hingga jenjang yang lebih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang Copy!