
DetikNTT. Com||Kupang – Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Kupang kini menempati gedung baru yang berlokasi di Jalan El Tari, Kupang. Peresmian kantor baru ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, serta pengguntingan pita oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo dan Bupati TTS, Markus Buce Lioe. Hadir pula Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, beserta jajaran direksi BTN.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi atas kehadiran BTN yang tidak hanya hadir dengan wajah baru secara fisik, tetapi juga melalui semangat baru dalam manajemen dan program kerja.
“BTN diharapkan bisa memberikan pelayanan terbaik, baik dalam transaksi perbankan maupun pembiayaan KPR dan UMKM yang sesuai dengan karakter dan kepentingan nasabah,” ujar Melki. “Kita ingin NTT bisa melahirkan enterpreneur baru yang mampu menggerakkan roda ekonomi daerah.”
Ia juga berharap seluruh bank, baik BTN, Bank NTT, maupun bank anggota Himbara lainnya, turut mendukung program “One Village One Product” dan fokus pada pembinaan pelaku UMKM.
“Kehadiran BTN harus menjadi pusat inovasi, kemudahan, dan kemitraan. Spirit baru ini harus menjadi bagian dari semangat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu dalam sambutan singkatnya menyampaikan bahwa Bank BTN telah hadir di Kupang sejak 1990, sebelumnya berlokasi di Jalan Jenderal Soedirman Kuanino, dan baru pada 2025 resmi menempati gedung baru ini.
Nixon menekankan bahwa fokus utama BTN di NTT adalah pembiayaan perumahan, konstruksi, serta pembinaan UMKM dan industri jasa.
“Saat ini terdapat sekitar 90 rumah dalam kondisi deadlock. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. BTN punya kuota 3 juta rumah secara nasional dan untuk NTT, kami alokasikan pembiayaan 20–30 rumah per tahun,” jelasnya.
Ia juga tengah mengupayakan ke pemerintah pusat agar tenor pembayaran KPR diperpanjang hingga 25 tahun, agar cicilan lebih terjangkau, sekitar Rp750 ribu per bulan.
Lebih lanjut, Nixon menambahkan bahwa pembangunan perumahan di NTT akan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat serta membuka pasar bagi pengusaha lokal, seperti penyedia bahan bangunan. Ia juga menyatakan bahwa BTN akan mengutamakan perekrutan tenaga kerja dari NTT untuk mengisi kebutuhan pegawai di wilayah ini.
“Untuk mewujudkan semua program ini, kami butuh dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, baik Gubernur, Wali Kota, para Bupati, maupun mitra lainnya,” tutup Nixon.














