Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

Gubernur NTT Dorong Percepatan Swasembada Pangan Lewat Penguatan SDM dan Penyuluh Pertanian

329
×

Gubernur NTT Dorong Percepatan Swasembada Pangan Lewat Penguatan SDM dan Penyuluh Pertanian

Sebarkan artikel ini

DetikNTT.com||Kupang- Gubernur NTT Melki Laka Lena secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian dalam Rangka Percepatan Swasembada Pangan dan Sosialisasi Pembentukan Brigade Pangan Non Rawa secara daring dari Rumah Jabatan Gubernur pada Jumat (15/8/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM petani dan penyuluh di NTT sebagai syarat utama tercapainya swasembada pangan. Ia menyoroti bahwa mayoritas Petani di desa masih mengelola sawah secara ekstensif, dengan produktivitas yang rendah. Untuk itu, NTT perlu meningkatkan indeks pertanaman (dari IP 1 menjadi IP 2 atau 3) melalui program optimasi lahan, CSR, dan pelatihan.

“Peningkatan produksi harus ditunjang oleh SDM yang handal. Penyuluh pertanian adalah garda terdepan,” ujarnya.

Baca Juga:  ​Jamin Kekhusyukan Ibadah Paskah, Sat Binmas Polres Ende Sambangi Tokoh Agama dan Pertebal Imbauan Kamtibmas

Gubernur Melki juga menyampaikan bahwa NTT memiliki potensi besar pada lahan kering dan sawah karena kondisi kemarau basah, yang memungkinkan pengembangan padi gogo. Pemerintah daerah telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Kupang, untuk mendorong kerja sama percepatan swasembada pangan.

Baca Juga:  Kolaborasi KADIN NTT Bersama Kabinda NTT Dukung Program Makan Gratis

Ia menjelaskan, dalam konteks kebijakan nasional, Inpres Nomor 3 Tahun 2025 menarik kewenangan pengelolaan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) ke tingkat pusat demi meningkatkan efektivitas penyuluhan pertanian.

“Pengalihan ini memperkuat peran penyuluh sebagai agen transformasi pertanian menuju swasembada berkelanjutan,” tambahnya.

Gubernur Melki mengajak semua pihak petani, penyuluh, dinas terkait, lembaga pendidikan, pelatihan, dan swasta untuk bersinergi dalam mendukung program pemerintah pusat, khususnya komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mencapai Swasembada Pangan Nasional.

Baca Juga:  Kutuk Penyerangan terhadap Mahasiswa Katolik yang Sedang Beribadah, Angelo Desak Kapolri Tangkap Para Provokator

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-80. Mari kita bahu membahu tingkatkan pertanian di NTT,” tutup Gubernur Melki Laka Lena.

Hadir dalam kegiatan ini diantaranya, Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTT, serta Kepala Dinas Pertanian kabupaten/kota se-NTT. *

Example 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *