Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaDaerah

Malam Renungan Hari Lahir Pancasila di Taman Renungan Bung Karno, Kapolres Ende Menjadi Pemimpinan Acara

671
×

Malam Renungan Hari Lahir Pancasila di Taman Renungan Bung Karno, Kapolres Ende Menjadi Pemimpinan Acara

Sebarkan artikel ini
Ket : Kapolres Ende pimpin Upacara malam renungan lahir Pancasila, foto : Humas Polres Ende

DetikNTT.Com || Ende – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila tahun 2025, Kapolres Ende AKBP I Gede Ngurah Joni Mahardika, S.H, S.I.K, M.H bertindak sebagai Pimpinan Acara Malam Renungan yang diselenggarakan pada Sabtu (31/5/2025) pukul 24.00 WITA di Taman Renungan Bung Karno, Ende.

Acara yang berlangsung dengan khidmat ini digelar untuk mengenang jasa para pahlawan, khususnya Bung Karno yang telah merumuskan Pancasila sebagai dasar negara saat masa pengasingannya di Ende pada tahun 1934–1938.

Bertindak sebagai Perwira Acara adalah Kabag SDM Polres Ende AKP Amrin, sementara Pemimpin Acara dipercayakan kepada Kasihumas Polres Ende Ipda Heru Sutaban.

Baca Juga:  Kunker di Polsek Detusoko, Kapolres Ende Ajak Personel Layani Masyarakat dengan Hati

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ende, tokoh agama, serta para tamu undangan lainnya.

Baca Juga:  Menjaga Situasi Tetap Aman dan Kondusif, Polres Ende Gelar Patroli Bersama Warga

Peserta upacara terdiri dari berbagai unsur, yakni :

1 peleton Gabungan Perwira TNI-Polri dan Pimpinan OPD Kabupaten Ende
1 peleton personel Kodim 1602/Ende
1 peleton personel Kompi Senapan C Ende
1 peleton personel TNI AL
1 peleton personel Kompi 3 Batalyon B Pelopor Ende
1 peleton personel Polres Ende
1 peleton personel Satpol PP

Baca Juga:  Pelantikan Ketua Dan pengurus Baru HIPPMAB-KUPANG Periode 2024/2025

Acara Malam Renungan ini menjadi momen refleksi dan penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila serta semangat perjuangan Bung Karno yang tak lekang oleh waktu. Suasana hening dan penuh penghormatan menyelimuti taman bersejarah tersebut saat seluruh peserta menundukkan kepala dalam doa dan penghormatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang Copy!