Ia juga menekankan pentingnya pengolahan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan, dengan rencana membangun warehouse pengolahan sampah di setiap kecamatan.
“Kami ingin mengurangi sampah yang dibuang langsung ke tempat pembuangan akhir, dan hanya mengirimkan residu yang tidak dapat diolah,” lanjutnya.
Selain itu, Wali Kota juga menegaskan pentingnya reformasi birokrasi dan pemberdayaan UMKM sebagai bagian dari program prioritas.

“Kami tidak akan terburu-buru untuk melaksanakan banyak hal sekaligus, tapi fokus pada tiga hal utama: penanganan sampah, pemberdayaan UMKM, dan reformasi birokrasi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa program tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo terkait kebersihan kota.














