Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang siap mendukung dan memberikan bantuan dana sesuai prosedur yang berlaku. Ia juga menekankan bahwa pengembangan seni dan budaya, termasuk musik, menjadi bagian dari prioritas Pemkot Kupang.
“Saya baru memasuki hari kedua berkantor sebagai Wali Kota, dan ini merupakan audiensi pertama saya. Ini sebuah kehormatan, khususnya bagi teman-teman pecinta musik. Seniman adalah bagian penting dari masyarakat, dan mereka perlu mendapat dukungan dalam menyalurkan bakatnya,” ujarnya.
Sebagai bagian dari dukungan bagi komunitas seni dan musik, Wali Kota Kupang berkomitmen untuk merevitalisasi taman-taman kota sebagai ruang seni terbuka. Ia berencana untuk menyediakan fasilitas musik dan arena publik agar seniman dapat mengekspresikan diri serta mendorong aktivitas ekonomi bagi UMKM.
“Kami berencana memperindah dan menghidupkan taman kota, misalnya dengan membuat arena skateboard dan tempat bermain sepatu roda. Di sana, UMKM bisa masuk, dan kita bisa mengisinya dengan musisi-musisi berbakat. Kami juga akan menyediakan fasilitas alat musik agar para seniman tidak perlu khawatir tentang perlengkapan—mereka hanya perlu menampilkan bakat terbaiknya,” jelas Wali Kota.
Di akhir audiensi, Wali Kota berharap agar perayaan Hari Musik Nasional ini semakin meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap musik nasional serta memberikan penghargaan yang layak bagi para seniman musik di NTT















