Kupang, DetikNTT.Com – Pemerintah Kota Kupang bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT semakin serius membangun kemitraan strategis dengan Kota Darwin, Australia Utara. Melalui ajang internasional Darwin Fusion 2026, kedua pihak tengah mempersiapkan langkah kolaboratif yang tidak hanya memperkuat hubungan antarkota, tetapi juga membuka peluang baru di bidang perdagangan, investasi, pendidikan, olahraga, dan pertukaran budaya.
Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Kota Kupang dan KADIN NTT yang dipimpin Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Kupang, Rabu (10/6/26). Darwin Fusion 2026 yang akan berlangsung pada 10–12 Juli 2026 merupakan forum internasional yang digagas Pemerintah Kota Darwin sebagai wadah mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan komunitas internasional untuk membangun kemitraan yang konkret dan berkelanjutan.
Agenda kegiatan meliputi Forum Hubungan Internasional dan Pameran Dagang, Sister Cities Cup, serta Pameran Makanan Internasional yang menjadi ruang promosi ekonomi sekaligus diplomasi antardaerah.
Turut hadir dalam rapat tersebut Ketua KADIN NTT, Bobby Lianto beserta jajaran, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius R. Lega, S.H., Kepala Bagian Prokopim Setda Kota Kupang, Elia C. Tiara, S.STP., perwakilan Bagian Kerja Sama Setda Kota Kupang, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Kupang menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang menyambut positif peluang kerja sama yang ditawarkan melalui Darwin Fusion 2026. Menurutnya, forum tersebut berpotensi menjadi pintu masuk bagi penguatan hubungan ekonomi dan sosial antara Kupang dan Darwin yang selama ini memiliki kedekatan geografis dan sejarah interaksi yang panjang.
Serena mengapresiasi peran aktif KADIN NTT yang selama ini membangun komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan di Australia, termasuk Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Darwin, sehingga membuka ruang dialog yang lebih luas antara kedua wilayah.
“Kami melihat peluang yang sangat baik dari kerja sama ini. Namun kami juga ingin memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai ketentuan sehingga hubungan yang dibangun dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Kupang,” ujarnya.















