Kupang,DetikNTT.com — Kabar gembira datang dari dunia perfilman Indonesia. Film laga-drama berjudul TIMUR, produksi perdana Uwais Pictures dan debut penyutradaraan aktor internasional Iko Uwais, resmi menggelar press screening pada Sabtu, 13 Desember 2025, di Transmart Kupang XXI.
Acara tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat serta insan perfilman.Film TIMUR mendapat dukungan penuh dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, sebagai bentuk kolaborasi antara industri kreatif nasional dan institusi negara dalam menghadirkan film berkualitas berstandar internasional.
Film TIMUR mengangkat kisah sekelompok peneliti yang dikepung kelompok bersenjata di wilayah pedalaman timur Indonesia. Pimpinan kelompok bersenjata tersebut, Tobias, seorang mantan tentara yang membelot, menyatakan akan membebaskan para sandera jika tuntutan mereka dipenuhi.
Pemerintah kemudian mengambil langkah tegas dengan menurunkan pasukan elite Kopassus yang dikenal sebagai terbaik dari yang terbaik untuk menjalankan misi penyelamatan berisiko tinggi. Operasi ini dipimpin oleh Timur, seorang prajurit tangguh yang diperankan langsung oleh Iko Uwais.
Sebelum berangkat menjalankan misi, Timur berpamitan kepada istrinya dan menyadari bahwa tugas tersebut sangat berat dan penuh risiko. Dalam operasi tersebut, pasukan harus menyelamatkan empat peneliti asal Indonesia, dua warga negara asing, serta dua pemandu lokal dengan bantuan Yakobus, kepala desa yang mendampingi para peneliti.Film ini juga menampilkan sisi humanis kehidupan masyarakat Desa Sane dengan pesan kuat tentang persaudaraan dan kemanusiaan.
Salah satu dialog yang menyentuh datang dari tokoh Ayah Apolo yang menyampaikan pesan bahwa meski tidak satu darah, seluruh warga tetap satu keluarga. Masyarakat desa pun berharap perhatian dan bantuan dari pemerintah pusat, termasuk ketersediaan bahan makanan.Dalam klimaks cerita, tiga sandera berhasil diselamatkan dan membawa secercah harapan di tengah ketegangan konflik.
Film TIMUR terinspirasi dari peristiwa Mapenduma tahun 1996 dan dikemas dengan pendekatan sinematik yang memadukan aksi intens, drama emosional, dan nilai nasionalisme.Iko Uwais mengungkapkan kebanggaannya dapat kembali berkarya di Tanah Air, tidak hanya sebagai aktor tetapi juga sebagai sutradara.“Setelah sekian lama berkarya di luar negeri, saya bangga bisa kembali ke Indonesia dan mengambil langkah baru sebagai sutradara. Film ini membawa nilai persaudaraan dan pengorbanan,” ujar Iko Uwais.
Menjelang penayangan resminya, TIMUR menggelar special screening di 17 kota besar, antara lain Jakarta, Bandung, Surabaya, Kupang, Jayapura, hingga Medan. Antusiasme penonton terlihat tinggi dengan banyak pujian terhadap kualitas aksi dan kedalaman cerita.Executive Producer Nagita Slavina yang hadir dalam special screening di Bandung menyampaikan apresiasinya atas sambutan positif publik.“Film ini membawa nilai keluarga dan persaudaraan yang kuat. Itu alasan saya merasa harus terlibat,” ujar Nagita Slavina.
Dukungan juga datang dari Raffi Ahmad yang turut hadir di Semarang dan Surabaya. Ia menyebut TIMUR sebagai tonggak baru film aksi Indonesia.Film TIMUR dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Desember 2025. Tiket telah tersedia melalui berbagai platform pemesanan resmi.Dengan dukungan TNI AD, BNI, serta deretan kru dan pemain berpengalaman, TIMUR diharapkan menjadi standar baru film aksi nasional yang membanggakan Indonesia di mata dunia.**









