Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

BPJN NTT Percepat Pembangunan Jalan Kilobesa–O’op di Kabupaten TTS

103
×

BPJN NTT Percepat Pembangunan Jalan Kilobesa–O’op di Kabupaten TTS

Sebarkan artikel ini

Detikntt.com||Kupang Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di kawasan pedesaan. Salah satu ruas prioritas yang tengah digarap adalah Jalan Kilobesa–O’op di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi NTT.Proyek ini merupakan bagian dari Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025 di bawah tanggung jawab PPK 2.1 Provinsi NTT. Penanganannya dilakukan sepanjang enam kilometer, mencakup pelebaran badan jalan menjadi 5,5 meter serta pembangunan rabat beton di bahu kiri dan kanan selebar 1 meter.Penandatanganan kontrak kerja antara PPK 2.1 Provinsi NTT, Heriyanto J. Hotty, ST, dan PT Nanda Karya Putra Pratama selaku kontraktor pelaksana dilakukan pada 7 November 2025, disusul dengan Pre-Construction Meeting (PCM) pada 11 November 2025 di BPJN.“Peningkatan ruas jalan Kilobesa–O’op ini bertujuan untuk membuka akses bagi para petani dalam mengangkut hasil pertanian mereka. Jalan ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah TTS,” ujar Heriyanto J. Hotty, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 Provinsi NTT, kepada wartawan Selasa (11/11/2025).Pekerjaan lapangan saat ini telah dimulai. Kontraktor sedang melakukan galian dan pembentukan badan jalan, sebelum dilanjutkan dengan urugan pilihan (urpil), pemasangan agregat kelas A dan B, dan pengaspalan (hotmix).Selain pekerjaan utama, proyek ini juga mencakup pemasangan pasangan batu serta perbaikan gorong-gorong di sepanjang ruas jalan. Beberapa gorong-gorong lama yang rusak akan diganti, sementara yang berukuran kecil akan diperlebar agar sesuai dengan standar jalan nasional 5,5 meter.Struktur konstruksi jalan terdiri atas lapisan urugan pilihan setebal 20 cm, lapisan agregat A dan B setebal 15 cm, serta lapisan aspal hotmix setebal 5 cm.“Kami optimistis pekerjaan ruas jalan Kilobesa–O’op ini bisa selesai tepat waktu. Semua peralatan dan tenaga kerja telah siap, bahkan jam kerja di lapangan diatur agar produktivitas maksimal,” tegas Heriyanto.Heriyanto menambahkan, pembangunan ruas jalan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat TTS, khususnya dalam memperlancar distribusi hasil pertanian, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.“Jika akses jalan sudah baik, petani akan lebih mudah menjual hasil panen, biaya transportasi berkurang, dan ekonomi masyarakat tumbuh lebih cepat,” pungkasnya.

Example 325x300
Baca Juga:  Klarifikasi Kepala Balai BWS NT II Terkait Pemberitaan Pemutusan Hubungan Kerja Pegawai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *