Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaDaerah

Antrean BBM di SPBU Ende Terus Dikeluhkan, Wily Aran Minta DPRD Ende Panggil Pimpinan Pertamina

369
×

Antrean BBM di SPBU Ende Terus Dikeluhkan, Wily Aran Minta DPRD Ende Panggil Pimpinan Pertamina

Sebarkan artikel ini

DetikNTT.Com || Ende – Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, menjadi keluhan masyarakat. Dalam dua tahun terakhir, antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) kerap terlihat dan dinilai mengganggu kenyamanan serta aktivitas warga.

Kondisi tersebut membuat masyarakat harus menghabiskan waktu untuk mengantre di tengah cuaca panas. Situasi ini menjadi beban tersendiri, terutama bagi pengendara yang membutuhkan BBM untuk menunjang pekerjaan dan aktivitas ekonomi sehari-hari.

Salah satu Wartawan Flores Pos, Wily Aran, menyoroti kondisi antrean yang terus menjadi perhatian masyarakat. Ia berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian serius dari para wakil rakyat di DPRD Kabupaten Ende.

Baca Juga:  DPRD Ende Desak Rekanan Pengangkut Material Batu Bara Harus Bertanggung Jawab

“Di Ende, dalam dua tahun terakhir, kita sering melihat antrean di SPBU. Susah kita, sudah panas, masih harus antre lagi. Kondisi seperti ini tentu membuat masyarakat tidak nyaman karena waktu dan tenaga tersita hanya untuk mendapatkan BBM,” ungkap Wily Aran.

Menurut Wily, persoalan antrean BBM tersebut perlu mendapat penjelasan yang terbuka dari pihak terkait. Karena itu, ia berharap DPRD Kabupaten Ende segera mengambil langkah dengan memanggil pimpinan atau penanggung jawab Pertamina yang membawahi wilayah Ende untuk meminta penjelasan mengenai kondisi distribusi dan pelayanan BBM di daerah tersebut.

Ia menilai, langkah pemanggilan tersebut penting agar DPRD dapat menjalankan fungsi pengawasan sekaligus memperoleh informasi yang jelas mengenai penyebab antrean yang kerap terjadi di SPBU.

Baca Juga:  Mantan politisi PDI Perjuangan Ajak Masyarakat Sabu Raijua Dukung Paket SOLID

“DPRD harus segera memanggil pimpinan Pertamina yang bertanggung jawab atas wilayah Ende. Kita ingin mengetahui apa sebenarnya yang menjadi penyebab antrean ini, apakah berkaitan dengan pasokan, distribusi, atau faktor lainnya. Masyarakat membutuhkan penjelasan yang jelas dan solusi konkret,” tegasnya.

Wily berharap pertemuan antara DPRD dan pihak Pertamina tidak hanya sebatas meminta keterangan, tetapi juga menghasilkan langkah nyata untuk memperbaiki kondisi pelayanan BBM kepada masyarakat.

Menurutnya, ketersediaan BBM yang memadai dan pelayanan yang lancar sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Antrean panjang yang berlangsung berulang kali dapat menghambat mobilitas warga, mengganggu aktivitas pekerjaan, serta menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna kendaraan.

Baca Juga:  Daftar Paket Era Milenial di DPC PKB, Karman Sadokaki : Ende Butuh Pemimpin Orang Muda

Karena itu, DPRD Kabupaten Ende diharapkan dapat menindaklanjuti keluhan masyarakat melalui koordinasi dengan pihak Pertamina dan instansi terkait, sekaligus memastikan adanya evaluasi terhadap penyebab antrean di SPBU.

Masyarakat berharap persoalan antrean BBM di Ende segera mendapat solusi, sehingga pengendara tidak terus-menerus menghabiskan waktu di bawah terik matahari hanya untuk mendapatkan bahan bakar yang dibutuhkan.

Hingga berita ini disusun, penyebab antrean yang dimaksud belum dapat dipastikan dan masih memerlukan penjelasan resmi dari pihak Pertamina maupun pengelola SPBU terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang Copy!