Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaPemerintahan

Bukan Sekadar Penghargaan, Kota Kupang Diminta Buktikan Birokrasi Makin Cepat Melayani

16
×

Bukan Sekadar Penghargaan, Kota Kupang Diminta Buktikan Birokrasi Makin Cepat Melayani

Sebarkan artikel ini

Kupang, DetikNTT.Com — Kota Kupang mendapat pengakuan khusus dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) setelah dinilai sebagai daerah terbaik dalam implementasi kebijakan kepegawaian di kawasan Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat dan Bali.

Kepala BKN Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., menyampaikan langsung apresiasi tersebut saat mengikuti Apel Kekuatan Gabungan bersama ASN Pemerintah Kota Kupang di Lapangan Kantor Wali Kota Kupang, Senin (14/9/2026).

Di hadapan Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo dan jajaran ASN, Zudan menyebut Kota Kupang berada di posisi nomor satu dari 44 kabupaten/kota dalam penilaian BKN di wilayah NTT, NTB dan Bali. Atas capaian tersebut, Pemkot Kupang menerima penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama.

“BKN memberikan penghargaan nomor satu, terbaik. Nama penghargaannya adalah Adhi Manawa Nugraha Utama. Nomor satu, terbaik dari 44 kabupaten/kota di wilayah NTT, NTB dan Bali,” ungkap Zudan.

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap komitmen, dedikasi, implementasi dan kontribusi Pemkot Kupang dalam menerapkan kebijakan kepegawaian yang mendukung pengembangan karier ASN.

Baca Juga:  Kolaborasi Hebat Jamda X Pramuka NTT dan Saboak Pemkot Kupang, Ekonomi bergeliat, Berbagai Isu Sosial di Kampanyekan

Sejumlah praktik tata kelola kepegawaian di Kota Kupang turut mendapat perhatian BKN, di antaranya kemudahan pencantuman gelar akademik, penerapan e-kinerja harian serta kenaikan pangkat secara periodik setiap bulan.

Bagi Zudan, kebijakan tersebut bukan hanya memperbaiki administrasi kepegawaian, tetapi juga memberikan kepastian dan ruang yang lebih baik bagi ASN untuk mengembangkan karier sekaligus meningkatkan produktivitas.

Namun, penghargaan itu justru diminta tidak menjadi alasan bagi Pemkot Kupang untuk berpuas diri. Zudan meminta capaian tersebut dijadikan energi untuk memperkuat pembenahan birokrasi.

“Ini tolong dijaga, jangan kasih kendor. Gas pol, rem tetap pakem,” tegasnya.

Ia juga mendorong ASN Kota Kupang terus memperkuat digitalisasi, inovasi dan pola kerja berbasis hasil. Menurutnya, keberhasilan reformasi birokrasi pada akhirnya harus terlihat dari kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.

“Kita berharap pelayanan publik kita juga seperti itu, lebih cepat, lebih mudah, lebih fleksibel. Kita akan semakin produktif bila bisa bergerak digital,” katanya.

Baca Juga:  Fokus pada Pelayanan, Infrastruktur dan Keamanan, Bupati Sumba Barat Lakukan Kunker di Kecamatan Wanukaka

Memasuki triwulan terakhir 2026, Zudan meminta seluruh kepala perangkat daerah memastikan target pembangunan dapat diselesaikan. Sejumlah agenda yang menjadi perhatian antara lain target pendapatan dan belanja, penanganan stunting, kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, pembangunan infrastruktur, pengendalian inflasi serta peningkatan akses pendidikan.

Ia juga mengingatkan bahwa profesionalisme ASN tidak cukup hanya diukur dari kepatuhan terhadap jam kerja. ASN harus memastikan pekerjaan selesai, target tercapai dan hak masyarakat mendapatkan pelayanan tepat waktu.

“Untuk naik kelas, kita harus datang sebelum waktu. Pulang setelah waktu. Rapikan semua, cek target-target kita. Persiapkan pekerjaan-pekerjaan kita,” ujar Zudan.

Sementara itu, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo mengatakan penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama menjadi momentum penting bagi Pemkot Kupang untuk menjaga konsistensi pembenahan tata kelola pemerintahan.

Menurut Christian, pengakuan BKN tersebut bukan sekadar penghargaan, melainkan penanda bahwa transformasi pengelolaan ASN di Kota Kupang mendapat pengakuan dari lembaga yang menangani manajemen kepegawaian secara nasional.

Baca Juga:  Serahkan Bonus Atlet, Pelatih dan Ofisial pada PON XXI 2024, dr. Christian : Ini Komitmen Pemerintah

“Bagi kami, ini bukan akhir. Ini justru menjadi tantangan untuk memastikan birokrasi yang semakin tertata mampu melahirkan pelayanan publik yang semakin nyata dirasakan masyarakat,” ujar Christian.

Ia menegaskan, keberhasilan birokrasi pada akhirnya tidak hanya dilihat dari banyaknya penghargaan yang diterima, tetapi dari seberapa baik pemerintah hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Capaian tersebut juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh ASN untuk mempertahankan kinerja sekaligus mempercepat transformasi birokrasi menuju pelayanan publik yang lebih efektif, digital dan berorientasi pada kebutuhan warga.

Apel Kekuatan Gabungan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry Edward Pelt, para Staf Ahli Wali Kota, Asisten Sekda, seluruh kepala perangkat daerah, camat dan lurah se-Kota Kupang, Direktur RSUD S.K. Lerik, pimpinan Perusahaan Umum Daerah Kota Kupang serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Kupang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang Copy!