Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

Warga Ndona Timur Dan DPRD Ende Puas, Proyek Pekerjaan Hotmix Jalan Ndona- Sokoria (PLTP) Digarap Serius, PT BCTC Utamakan Kualitas

184
×

Warga Ndona Timur Dan DPRD Ende Puas, Proyek Pekerjaan Hotmix Jalan Ndona- Sokoria (PLTP) Digarap Serius, PT BCTC Utamakan Kualitas

Sebarkan artikel ini

Ende, Detikntt. Com— Kepala Desa Kurulimbu, Kecamatan Ndona Timur, Ferdinandus Jo’e, bersama tokoh masyarakat Desa Puutuga, Kecamatan Ndona, Fortinus Towa, serta anggota DPRD Ende, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur NTT Melkianus Laka Lena, Dinas PUPR Provinsi NTT, dan PT Bina Citra Teknik Cahaya (BCTC) atas selesainya pekerjaan hotmix ruas jalan Ndona–Sokoria (PLTP) yang telah mencapai 100 persen.

Pekerjaan peningkatan jalan tersebut dinilai sangat rapi, berkualitas, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat di wilayah pegunungan Ndona dan Ndona Timur, yang selama bertahun-tahun mengalami keterbatasan akses akibat kerusakan infrastruktur jalan.

Kepala Desa Kurulimbu, Ferdinandus Jo’e, mengatakan bahwa perhatian Gubernur NTT dan Dinas PUPR NTT menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mobilitas, terutama saat musim hujan. Ia menegaskan bahwa selama proses pengerjaan, PT BCTC selalu mengedepankan mutu pekerjaan dan ketepatan waktu.

“Selama bertahun-tahun kami hidup dengan jalan yang rusak parah. Sekarang, berkat kebijakan dan diskresi Bapak Gubernur Melki Laka Lena, kami mulai menikmati jalan hotmix walaupun belum sepenuhnya tuntas,” ujar Ferdinandus.

Baca Juga:  Klarifikasi Kepala Balai BWS NT II Terkait Pemberitaan Pemutusan Hubungan Kerja Pegawai

Ia menambahkan, keberadaan jalan berhotmix sangat membantu aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak sekolah serta petani dalam mengangkut hasil pertanian ke pasar. Menurutnya, akses jalan yang baik menjadi penopang utama pertumbuhan wilayah Ndona dan Ndona Timur, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian masyarakat.

“Ini bukan sekadar pembangunan jalan, tetapi membuka peluang masa depan bagi Ndona Timur,” tegasnya.

Pemerintah Desa Sokoria bersama tokoh adat, Mosalaki, serta masyarakat setempat juga memberikan apresiasi atas kualitas pekerjaan tersebut. Ferdinandus menyebutkan bahwa pihaknya menyaksikan langsung proses pengerjaan yang dilakukan secara non-stop dengan hasil yang dinilai maksimal dan tahan lama.

Selain itu, pihak desa berharap masyarakat turut menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ia juga berharap pada tahun anggaran 2026, Pemerintah Provinsi NTT dapat melanjutkan pengerjaan ruas jalan tersebut hingga Kampung Sokoria, lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sokoria.

Baca Juga:  Terlapor Blasius Lopis Diduga Kuat Bohongi Penyidik

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Desa Puutuga, Fortinus Towa. Ia menyatakan bahwa masyarakat Kecamatan Ndona dan Ndona Timur menyambut baik percepatan pembangunan jalan yang dikerjakan PT BCTC tersebut.

“Selain membuka akses transportasi, peningkatan kualitas jalan Ndona–Sokoria diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, mempermudah distribusi hasil pertanian, serta akses pendidikan dan kesehatan,” ujarnya saat ditemui di Puutuga, Kamis (21/1/2026).

Fortinus juga menegaskan bahwa masyarakat dan aparat desa ikut melakukan pengawasan selama pekerjaan berlangsung. Menurutnya, PT BCTC bekerja sesuai spesifikasi meskipun harus menghadapi medan ekstrem dan curah hujan tinggi.

“Kami puas. Kualitas pekerjaannya bagus dan kontraktornya bertanggung jawab. Jika ada titik yang kurang sempurna, langsung diperbaiki pada masa pemeliharaan,” tandasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Ende dari Partai Demokrat, Mikhael Tani Badeoda, mengakui bahwa masyarakat di dua kecamatan tersebut kini mulai merasakan dampak nyata dari proyek peningkatan jalan Ndona–Sokoria. Ia menegaskan bahwa PT BCTC serius mengedepankan mutu dan kualitas pekerjaan.

“Jangan memfitnah. Setahu saya, PT BCTC tidak pernah cacat pekerjaan dan kualitasnya baik. Jika ada kekurangan, masih ada masa pemeliharaan selama tiga tahun,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Kamis (21/1/2026).

Baca Juga:  BBWS NT II Maknai Perayaan Natal dan Tahun Baru dengan Bhakti Sosial

Menurut Mikhael, metode kerja yang diterapkan PT BCTC, mulai dari persiapan pondasi hingga penggunaan material berkualitas, menunjukkan keseriusan kontraktor dalam menjaga mutu. DPRD Ende, kata dia, terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek tersebut.

Sebagai informasi, proyek Penanganan Long Segmen Ruas Jalan Ndona–Sokoria (PLTP) Sokoria dikerjakan oleh PT Bina Citra Teknik Cahaya dengan nilai kontrak sebesar Rp6.845.014.000 yang bersumber dari APBD I. Kontrak pekerjaan bernomor PUPR.BM.05.01/600.2.10.2/SPK/67/VIII/2025 tertanggal 5 Agustus 2025, dengan target penanganan sepanjang 2,94 kilometer pada tahun anggaran 2025.

Meski berada pada ruas jalan kabupaten, proyek ini ditangani oleh Dinas PUPR Provinsi NTT atas diskresi Gubernur Melkianus Laka Lena berdasarkan permintaan Pemerintah Kabupaten Ende. Setelah selesai, aset jalan tersebut akan diserahkan kembali kepada Pemerintah Kabupaten Ende. Proyek ini juga menjadi bagian dari dukungan infrastruktur bagi keberadaan PLTP Sokoria.*

Example 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *