DetikNTT.Com || Ende – Menyongsong peringatan Hari Pers Nasional (HPN), Wartawan Ende Bersatu melakukan aksi nyata pelestarian lingkungan dengan menanam pohon di sejumlah titik sumber mata air di wilayah Kabupaten Ende,
Sabtu, 07/02/2026
Kegiatan penanaman pohon tersebut dipusatkan di beberapa lokasi sumber mata air, di antaranya Mata Air Aekipa dan Mata Air Aepana, yang selama ini menjadi penopang kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah perkotaan Ende.
Aksi ini menjadi bukti nyata kehadiran insan pers di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Ende, Yosep Benediktus Badeoda, yang turut hadir bersama Direktur Utama PDAM dan ikut melakukan penanaman pohon bersama para wartawan serta masyarakat sekitar.

Bupati Ende Yosep Benediktus Badeoda kepada sejumlah awak media menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan langkah konkret dalam menjaga keseimbangan ekologi dan keberlanjutan sumber daya alam.
Menurutnya, pers memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menyebarkan informasi, tetapi juga dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga alam sebagai warisan bagi generasi mendatang.
“Ini contoh baik. Pers tidak hanya mengingatkan lewat tulisan, tetapi hadir langsung dan memberi teladan kepada masyarakat,” ujar Bupati Badeoda.
Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Tomi Nulangi, mengatakan bahwa aksi penanaman pohon ini merupakan bentuk komitmen para wartawan di Kabupaten Ende dalam menjaga lingkungan hidup.
Ia menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni menyambut Hari Pers Nasional, melainkan aksi nyata insan pers yang hadir bersama masyarakat untuk menjaga lingkungan dan melestarikan alam melalui penanaman pohon secara berkelanjutan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pers juga punya tanggung jawab sosial dan ekologis. Ini komitmen jangka panjang, bukan kegiatan sesaat,” kata Tomi.
Ia berharap momentum Hari Pers Nasional yang diperingati setiap 9 Februari dapat menjadi penguat semangat insan pers untuk terus menjaga integritas, profesionalisme, serta hadir dan berkontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.












