Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaDaerah

Ditengah Keterbatasan, Julie Sutrisno Hadir Berikan 100 Paket Sembako Membawa Harapan Warga di Kecamatan Ndona

112
×

Ditengah Keterbatasan, Julie Sutrisno Hadir Berikan 100 Paket Sembako Membawa Harapan Warga di Kecamatan Ndona

Sebarkan artikel ini

DetikNTT.Com || Ende — Kepedulian terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan kepada warga di Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende. Sebanyak 100 paket bantuan disalurkan kepada masyarakat di tiga wilayah, yakni Wolotopo, Lokoboko, dan Kampung Radaara.

Bantuan tersebut merupakan bantuan dari Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat (JSL) dan dalam proses penyalurannya melibatkan Relawan Sahabat JSL Kecamatan Ndona. Julie Sutrisno Laiskodat tercatat sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029 dari daerah pemilihan NTT I.

Penyaluran dilakukan secara langsung kepada warga di lokasi penerima. Relawan Sahabat JSL turun ke tengah masyarakat untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh warga yang telah menjadi sasaran pembagian.

Sebanyak 100 paket bantuan tersebut dibagikan secara keseluruhan kepada masyarakat di Wolotopo, Lokoboko dan Kampung Radaara. Kehadiran relawan di tengah warga juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kepedulian dengan masyarakat di wilayah Kecamatan Ndona.

Koordinator Relawan Sahabat JSL Kecamatan Ndona, Soter Seda Sumbi, mengatakan bahwa pihaknya membantu proses pembagian bantuan agar dapat berjalan dengan baik dan menjangkau masyarakat penerima.

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan NTT Gelar Employee Volunteering Bertema “Bekerja dengan Hati, Berbagi dengan Iman"

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi keluarga penerima, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Penyaluran bantuan secara langsung juga memperlihatkan bagaimana peran relawan menjadi penghubung antara pemberi bantuan dan masyarakat di tingkat lapangan. Para relawan mendatangi wilayah penerima dan menyerahkan bantuan kepada warga.

Bagi masyarakat penerima, bantuan tersebut menjadi perhatian yang berarti. Di tengah berbagai kebutuhan rumah tangga yang harus dipenuhi, bantuan bahan kebutuhan pokok dapat membantu meringankan sebagian beban keluarga.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kecamatan Ndona. Relawan Sahabat JSL berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat yang membutuhkan.

Soter Seda Sumbi bersama jajaran Relawan Sahabat JSL Kecamatan Ndona juga menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah mendukung terselenggaranya penyaluran bantuan tersebut hingga dapat diterima langsung oleh warga di Wolotopo, Lokoboko dan Kampung Radaara.

Baca Juga:  Ribuan Anak NTT Lolos Perguruan Tinggi Nasional Berkat Quik Win Melki - Johni

Sementara itu Ketua Relawan Julie Laiskodat Sutrisno Kabupaten Ende
Oktafianus Moa Mesi, menyampaikan perhatian serius terhadap kondisi masyarakat pascabencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Ende. Ia meminta pemerintah daerah maupun pemerintah pusat terus memperkuat koordinasi dalam menangani dampak bencana, terutama kerusakan rumah warga.
Menurutnya, Kabupaten Ende saat ini sudah di cabut status tanggap darurat.

Menurutnya  pemerintah pusat juga tidak menetapkan peristiwa bencana yang terjadi di wilayah tersebut sebagai bencana nasional.
Dengan kondisi tersebut, bencana yang terjadi saat ini berada dalam penanganan sebagai bencana daerah. Karena itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Ende dapat melakukan pendataan secara baik dan menyeluruh terhadap berbagai kerusakan yang dialami masyarakat.

“Pemerintah daerah perlu melakukan pendataan secara baik terhadap kerusakan-kerusakan yang dialami warga, terutama rumah masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

Ia menilai pendataan menjadi hal penting karena masyarakat saat ini mulai menghadapi musim hujan. Rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana dikhawatirkan akan semakin sulit ditempati apabila tidak segera mendapatkan penanganan.

“Apalagi saat ini kita mulai memasuki musim hujan. Rumah warga yang mengalami kerusakan tentu membutuhkan perhatian dan penanganan secepatnya,” katanya.

Baca Juga:  Dinas Pendidikan Provinsi NTT Gelar Serangkaian Lomba Menyambut HUT RI ke-80

Ia juga berharap adanya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ende dan Pemerintah Pusat dalam proses pemulihan pascabencana. Menurutnya, penanganan dampak bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi membutuhkan dukungan dan gotong royong dari berbagai pihak.

“Harapan kami, Pemerintah Pusat bisa bergotong royong bersama Pemerintah Kabupaten Ende untuk membantu memperbaiki dampak bencana yang dialami masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap masyarakat terdampak harus tetap menjadi prioritas, meskipun status tanggap darurat telah dicabut. Pendataan kerusakan, penanganan rumah warga, serta dukungan terhadap kebutuhan masyarakat dinilai penting agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.

Ia berharap pemerintah dapat memastikan masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan tidak dibiarkan menghadapi kondisi tersebut sendirian, terlebih ketika curah hujan mulai meningkat.
Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, relawan, serta masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sehingga warga terdampak dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang Copy!